Lurah Oebobo: Pemotongan Hewan Kurban Bersama Umat Kristen Wujud Toleransi

Kata Lurah Oebobo: pemotongan hewan kurban bersama Umat Kristen wujud Toleransi

Lurah Oebobo: Pemotongan Hewan Kurban Bersama Umat Kristen Wujud Toleransi
POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
Lurah Oebobo Kota Kupang, Jon Edward Purba, SE (tengah) didampingi petugas linmas Kelurahan Oebobo dan Babinsa Kelurahan Oebobo saat memantau pemotongan hewan kurban di Masjid Nurul Iman Oebobo, Minggu (11/8/2019). 

Kata Lurah Oebobo: pemotongan hewan kurban bersama Umat Kristen wujud Toleransi

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Lurah Oebobo Kota Kupang, Jon Edward Purba, SE mengatakan, pemotongan hewan kurban bersama umat kristen di Masjid Nurul Iman Oebobo merupakan wujud toleransi dan keberagaman.

Hal ini disampaikannya saat diwawancarai di sela-sela aktivitasnya memantau jalannya pemotongan hewan kurban di Masjid Nurul Iman Oebobo, Minggu (11/8/2019).

Masyarakat di Kecamatan Tanah Righu, Sumba Barat Alami Kekeringan, Stok Makanan Terbatas

"Ini merupakan toleransi dan keberagaman kita di mana tidak hanya umat Islam yang merayakan tetapi agama lain turut serta di dalam, di mana dalam pemotongan ini umat Kristen juga turut membantu," katanya didampingi petugas linmas Kelurahan Oebobo dan Babinsa Kelurahan Oebobo.

Umat Kristen, lanjut Jon, bukan hanya terlibat dalam pemotongan hewan saja, akan tetapi turut serta dalam pengamanan saat perayaan Idul Adha.

"Termasuk pengamanan hari raya idul Adha ini bukan hanya Pengurus masjid atau umat islam, akan tetapi umat kristen juga," paparnya.

Warga Senang Terima Daging Kurban Idul Adha di Masjid Nurul Iman Oebobo

Dirinya berharap, kebersamaan dan toleransi yang tinggi ini terus dijaga dab ditingkatkan dalam kehidupan bermasyarakat.

"Tetap dijaga hal-hal seperti itu, keberagaman yang ada merupakan nilai tambah dalam masyarakat kita sehingga toleransi kita semakin meningkat. Bukan karena agama kita berbeda akan tetapi kita satu dalam NKRI kita," jelasnya.

Selain itu, Jon juga berharap, dalam perayaan Idul Adha di tahun selanjutnya, pihak masjid Nurul Iman dapat membangun koordinasi dengan pihak kelurahan dalam hal distribusi daging kurban kepada warga kurang mampu.

Hal ini, ungkap Jon, agar daging kurban dapat terdistribusi secara maksimal kepada warga yang sangat membutuhkan berdasarkan data keluarga kurang mampu yang dimiliki pihak kelurahan.

"Jadi Koordinasi sangat perlu," katanya.

Pantauan POS-KUPANG.COM, pemotongan hewan kurban berjalan dengan lancar dan tertib.

Usai pemotongan di sebuah rumah dekat sekitar masjid, daging kurban yang telah dipotong dibawa ke masjid Nurul Iman lalu dibagikan kepada jemaah masjid dan warga sekitar.

Pihak Dinas Peternakan Provinsi NTT juga sangat teliti melihat keadaan hewan dan daging kurban sehingga layak dikonsumsi. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana)

Penulis: Gecio Viana
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved