Polisi Sudah Amankan 1 Orang Diduga Pelaku Pembunuhan di Desa Tanah Merah

Pelaku berinisial BN alias JN (30) warga RT 001 / RW 001, Desa Tanah Merah, Kupang Tengah, Kabupaten Kupang kini ditahan

Polisi Sudah Amankan 1 Orang Diduga Pelaku Pembunuhan di Desa Tanah Merah
Dokumentasi Polres Kupang.
Polisi ketika mengamankan diduga pelaku atas nama BN alias JN. 

Polisi Sudah Amankan 1 Orang Diduga Pelaku Pembunuhan di Desa Tanah Merah

POS-KUPANG.COM I OELAMASI--Aparat Kepolisian Polres Kupang telah mengamankan satu orang diduga pelaku pembunuhan korban, Max Robin Messakh (40), pekerjaan Sopir, warga  RT 020/RW 008, Desa Oebelo, Kamis (8/8/2019).

Pelaku berinisial BN alias JN (30) warga  RT 001 / RW 001, Desa Tanah Merah, Kupang Tengah, Kabupaten Kupang kini sudah ditahan untuk dimintai keterangan.

Kapolres Kupang, AKBP Indera Gunawan, S.Ik melalui Kasubag Humas, Iptu Simon Seran, dalam keterangan Polisi yang dikirim ke POS KUPANG.COM, Jumat (9/8/2019).

Dalam keterangan polisi yang dikirim Kasubag Humas Polres Kupang, Iptu Simon Seran,  disebutkan, pada Kamis, 8 Agustus 2019 sekitar Pukul 16.00 Wita bertempat di Desa Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah,  telah terjadi Tindak Pidana Pembunuhan dan kericuhan antara warga Desa Oebelo, Kupang Tengah, Kabupaten .Kupang dengan warga DesaTanah Merah.

Kronologis Kejadian, pada Kamis, 8 Agustus 2019 Sekitar Pukul 16.30 Wita sedang ada acara peminangan / masuk minta di rumah mempelai wanita atas nama saudari Vini Nggeon di RT 001 / RW 001, Desa Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah, sehingga keluarga dari calon pengantin laki-laki datang untuk mengerjakan tenda tempat acara peminangan tersebut.

Kehadiran keluarga calon pengantin laki-laki membawa 1 mobil pick up berisi kayu bakar dan setelah menurunkan kayu bakar tersebut sopir mobil pick up memundurkan mobil pick up dengan tujuan untuk memutar.

Namun terduga pelaku pembunuhan atas nama BN alias JN  menaruh kursi di tengah jalan sehingga menghalangi mobil pick up yang memuat kayu bakar tersebut.

Selanjutnya  terduga pelaku pembunuhan berkata "OTO TIDAK BOLEH LEWAT SINI". Selanjutnya terduga pelaku pembunuhan memukul sopir mobil pick up tersebut lalu di tegur oleh korban atas nama Max Robin Messakh.

Atas teguran korban tersebut BN alias JN tidak menerima selanjutnya BN mengambil sebilah parang lalu memotong korban, Max Robin Messakh  dari arah belakang.

Halaman
12
Penulis: Edy Hayong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved