Dua Camat Gunakan Jasa Ojek Karena Masalah Ini

Sidak yang dilakukan wabup juga ke Kecamatan Fatuleu Barat, Kecamatan Amfoang Barat Daya dan Kecamatan Amfoang Barat Laut.

Dua Camat Gunakan Jasa Ojek Karena Masalah Ini
ilustrasi
ilustrasi ojek online 

Sungguh Memprihatinkan Dua Camat Gunakan Jasa Ojek Karena Masalah Ini

POS-KUPANG.COM I OELAMASI--Sungguh memprihatikan keseharian berdinas bagi dua camat di Kabupaten Kupang yakni Camat  Amfoang Timur dan Camat Amfoang Utara, Kabupaten Kupang. Kedua camat ini dalam melaksanakan tugas kedinasan menggunakan jasa ojek akibat dari tidak ada mobil dinas.

Fakta ini terungkap  saat Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di dua Kecamatan itu, Rabu-Kamis (7 - 8/8/2019). Sidak yang dilakukan wabup juga ke  Kecamatan Fatuleu Barat, Kecamatan Amfoang Barat Daya dan Kecamatan Amfoang Barat Laut.

Camat Amfoang Timur, Noch Welmau mengatakan, sejak dirinya dilantik tahun 2017 hingga saat ini tidak dilengkapi mobil dinas. Untuk kegiatan operasional dan urusan kedinasan, dirinya  mengandalkan satu unit sepeda motor Honda Verza yang dipinjam pakai dari Dinas Sosial Kabupaten Kupang.

"Saya bersama Sekcam pakai motor dinas secara  bergantian. Mobil dari pejabat camat lama sudah rusak berat, sudah jadi barang rongsokan," ungkap Noch.

Dirinya menceritakan, untuk urusan dinas mendadak, ia terpaksa sewa motor ojek dengan biaya sewa Rp. 100.000 per hari. Motor yang selama ini digunakan pun sebentar lagi akan diambil kembali oleh Dinas sosial Kabupaten Kupang.

"Kebetulan dulu saya Sekretaris Dinas Sosial jadi motor ini saya pinjam pakai.  Saya juga sudah dapat surat dari Dinas Sosial untuk segera serahkan motor yang saya pakai selama ini," ujarnya.

Sekretaris Camat Amfoang Timur,  Decky Salukh mengisahkan, jasa motor ojek menjadi solusi saat melaksanakan urusan dinas. Dirinya mengaku pernah menyewa motor ojek lima hari dengan biaya sewa Rp. 100.000 per hari.

Sementara itu, Plt. Camat Amfoang Utara, Ambrosius D. Nenobais saat bertemu Wabup Kupang Jerry Manafe, di Naikliu,  Kamis (8/8/2019)  mengutarakan hal yang sama. Dalam dialog bersama masyarakat 5 Desa dan 1 Kelurahan di wilayah ini,  Plt. Camat Amfoang Utara mengatakan, mobil dinas camat dari pejabat lama sudah rusak total tidak bisa digunakan.

"Awalnya mantan pejabat camat yang lama enggan menyerahkan mobil dinas, namun masyarakat Amfoang Utara menyoroti persoalan itu saat rapat koordinasi tingkat kecamatan. Hasilnya, mantan camat menyerahkan kembali mobil dinas ke bagian aset daerah Pemkab Kupang," jelasnya.

Dirinya bersama beberapa orang masyarakat datang ke bagian aset daerah untuk mengambil mobil dinas yang diserahkan oleh mantan camat sebelumnya, namun mobilnya mogok total. Karena tidak bisa digunakan, mobil dinas yang diserahkan mantan camat terpaksa dititip di rumah warga desa Tuapukan, Kecamatan Kupang Timur.

Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe menanggapi keluhan dua Camat mengatakan, wilayah Amfoang seluruhnya dengan kondisi medan yang berat mesti difasilitasi dengan mobik dinas minimal Kijang LGX atau Isuzu Panther.

Oleh karena itu, Wabup Kupang meminta dua Camat untuk segera membawa mobil dinas yang rusak parah ke BLUD Kabupaten Kupang atau bagian aset daerah dan tidak boleh dititip di rumah warga.

BMKG Prediksi Empat Pulau di NTT Berpotensi Terjadi Angin Kencang Hari Ini

Hasil Liga Inggris - Liverpool Menang Telak Atas Norwich City, The Reds Samai Manchester United

Ucapan Selamat Idul Adha 2019/1440 H, Ini Kalimat yang Cocok Dikirim ke Kerabat dan Sosial Media

Wabup berjanji  akan memanggil bagian aset daerah Pemkab Kupang untuk segera memberikan mobil dinas bagi Camat Amfoang Timur dan Amfoang Utara. Kedua camat akan mendapatkan mobil lain agar bisa dipakai dalam urusan kedinasan.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved