Jelang Idul Adha - 11 Ribu Sapi Dikirim Keluar NTT

Menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun 2019 ini , Pemprov NTT NTT telah mengirim sekitar 11 ribu ekor ternak sapi ke Jawa. Upaya ini dalam rangka memenu

Jelang Idul Adha - 11 Ribu Sapi Dikirim Keluar NTT
POS KUPANG/HERMINA PELLO
Kepala Dinas Peternakan Provinsi NTT, Dani Suhadi 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM/KUPANG - Menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun 2019 ini , Pemprov NTT NTT telah mengirim sekitar 11 ribu ekor ternak sapi ke Jawa. Upaya ini dalam rangka memenuhi kebutuhan hewan kurban saat Idul Adha.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Peternakan Provinsi NTT, Dani Suhadi ,Jumat (9/8/2019).
Menurut Dani , Pemprov NTT telah mengirim sekitar 11 ribu ekor ternak sapi.

"Biasanya mendekati Idul Adha, maka permintaan sapi meningkat dan pada Juli 2019 itu kita sudah kirim sekitar 11 ribu ekor. Pengiriman menggunakan Kapal Cemara Nusantara," kata Dani.

Dijelaskan, semua sudah dikirm ke Jawa dan khusus untuk kepentingan Hari Raya Idul Fitri maka semua sapi harus sesuai standar.

Ditanyai soal syarat hewan untuk kurban, ia mengatakan, harus ternak jantan dan sehat, berumur dua tahun dengan berat minimal 250 kg.

"Untuk kurban, harus sapi dewasa berumur dua tahun dengan berat badan minimal 25 kg. Ini sudah ditetapkan dalam aturan. Semua akan dikawal oleh petugas seperti dokter-dokter hewan. Mereka langsung pantau dan cek kondisi kesehatan sapi," katanya.

-- Siapkan 800 Ekor
Sementara itu untuk hewan kurban yang siap disembelih di Kota Kupang sekitar 800 ekor. Jumlah ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan tahun lalu di Kota Kupang yang hanya 500 ekor.

Terkait adanya pemotongan ternak sapi betina, ia mengatakan, sapi betina tidak dibolehkan untuk kurban.
"Akan ada petugas, yakni dokter hewan yang akan mengecek saat pemotongan. Namun, selama ini tidak ada pemotongan sapi betina untuk kurban," katanya.

Sedangkan untuk sapi kurban bantuan Presiden RI, ia mengatakan, sudah ada dan dibeli dari petani langsung senilai Rp 75 juta.
"Syaratnya, sapi jantan, sehat dan berumur di atas dua tahun serta harus dibeli dari peternak atau petani," katanya. (*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved