Begini Tanggapan Rektor Unimor Terhadap Tuntutan Mahasiswa Prodi Biologi

Tapi memang hasil ujian mahasiswa wajib untuk diserahkan kepada mahasiswa setelah diperiksa bahan refleksi bagi dosen

Begini Tanggapan Rektor Unimor Terhadap Tuntutan Mahasiswa Prodi Biologi
POS KUPANG/THOMAS MBENU NULANGI
Sejumlah mahasiswa prodi biologi Unimor melakukan aksi demonstrasi di depan Rektorat, Kamis (8/8/2019). 

Begini Tanggapan Rektor Unimor Terhadap Tuntutan Mahasiswa Prodi Biologi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU--Sejumlah mahasiswa dari program studi Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Timor (Unimor) kembali melakukan aksi demonstrasi di depan rektorat, Kamis (8/8/2019).

Usai melakukan orasi selama kurang lebih satu jam, tepat di depan rektorat Unimor, mahasiswa prodi biologi itu langsung diterima oleh Rektor Unimor Dr. Ir. Arnoldus Klau Berek, MP., Ph.D.

Selain itu hadir pula Wakil Rektor III Unimor, Bidang Kemahasiswaan, Dr. Weren Taena, MP.

Rektor Unimor, Dr. Arnoldus Klau Berek, MP.,Ph.D mengakui memang Unimor masih banyak kekurangan yang harus dibenahi baik fasilitas kampus maupun hal teknis dalam pemberian nilai kepada mahasiswa.

Namun, ungkap Arnoldus, permasalahan mengenai proses penilaian sangat tergantung kepada dosen dan mahasiswa itu sendiri. Hal itu karena kedua unsur tersebut tidak dapat dipisahkan.

"Apakah dosen yang lalai dalam mengajar atau mahasiswa yang tidak mau belajar. Tapi memang hasil ujian mahasiswa wajib untuk diserahkan kepada mahasiswa setelah diperiksa bahan refleksi bagi dosen dan mahasiswa," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Rektor Unimor itu berjanji menyelesaikan kasus tersebut dalam waktu dekat, dengan menghadirkan dosen yang bersangkutan atas nama Blasius Atini dan mahasiswa untuk mencari jalan keluarnya.

Pelatih Maung Bandung Beri Pujian Khusus Striker Esteban usai Persib vs Persela, Ini Alasannya

Resep Bumbu Bakso Sapi Kuah, Hidangan Spesial untuk Rayakan Idul Adha 2019, Kepoin yuk!

INNALILLAHI! Satu Tewas saat Gelar Pinangan Nona Timor, Begini Kronologi Lengkapnya

"Kalau sudah sesuai dengan prosedur dari yang dilaporkan mahasiswa dan terbukti dosen bersalah maka saya tidak akan segan-segan mengeluarkan tetapi jika mahasiswa terbukti bersalah harus terima nilai yang sudah ada," ungkapnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved