Begini Ajakan Bupati Malaka Saat Jadikan Desa Sentra Pembangunan

Namun, para pejabat yang dimaksud sedikit kesulitan mendapatkan kain tenun ikatnya.

Begini Ajakan Bupati Malaka Saat Jadikan Desa Sentra Pembangunan
POS KUPANG/TENI JENAHAS
Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran saat membuka acara Pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-16, Kamis (8/8/2019). 

POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS

BUKA KEGIATAN---Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran saat membuka acara Pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-16, Kamis (8/8/2019).

Desa Jadi Sentra Pembangunan. Begini Ajakan Bupati Malaka

POS KUPANG.COM| ATAMBUA---Desa harus dijadikan sentra pembangunan karena semua potensi dan kekayaan itu berada di desa.

Untuk itu, pemerintah mulai dari kabupaten hingga desa harus memberikan perhatian penuh untuk membangun desa guna percepatan kemakmuran rakyat. Selain pemerintah, seluruh elemen masyarakat juga harus mendukung kegiatan pembangunan pemerintah demi kesejahteraan masyarakat Malaka.

Hal itu dikatakan Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran dalam sambutannya saat acara Pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-16. Kegiatan ini dipadukan dengan hari kesatuan gerakan PKK Ke 47 serta Gelar Teknologi Tepat Guna ke 5 yang dirangkai dengan Bursa Pertukaran Invosi Desa Tahun 2019 dipusatkan di Desa Lamea, Kacamatan Wewiku Kabupaten Malaka, Kamis (8/8/2019)

Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran mengatakan, tujuan pelaksanaan kegiatan BBGRM adalah meningkatkan kepedulian peran serta masyarakat dalam pembangunan, serta meningkatkan peran dan fungsi lembaga kemasyarakatan dalam rangka pemberdayaan masyarakat.

Sedangkan, Gerakan PKK bertujuan memberdayakan keluarga untuk meningkatkan kesejahteraan menuju terwujudnya keluarga yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia dan berbudi luhur, sehat sejahtera, maju dan mandiri, kesetaraan dan keadilan gender serta kesadaran hukum dan lingkungan.

“Gerakan PKK sebagai gerakan yang dikelola dengan prinsip dari, oleh dan untuk masyarakat. Serta meningkatkan pemahaman seluruh Tim penggerak PKK dalam rangka meningkatkan pemberdayaan kesejahteraan keluarga,” tandasnya.

Lebih lanjut, Bupati yang akrab disapa SBS ini meminta para kepala desa harus bisa manfaatkan dana desa (DD) untuk pemberdayaan masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengembangkan tenun ikat Malaka.

Menurut Bupati Stef, banyak pejabat yang bertemu dengannya yang mengagumi kain tenun Malaka. Namun, para pejabat yang dimaksud sedikit kesulitan mendapatkan kain tenun ikatnya.

Cerita ini lanjut Bupati SBS, kepala desa seharus menginspirasi masyarakat Malaka untuk memproduksi tenun ikat lebih banyak lagi. Para kepala desa diminta agar melakukan pemberdayaan masyarakat di desanya agar penenun lebih dan membentuk dalam kelompok tenun.

PLN UIW NTT melalui PLN UP2K Flores Terus Bekerja Tingkatkan Rasio Desa Berlistrik di Pulau Flores

Ariel NOAH dan Luna Maya Masih Kompak? Mantan Kekasih Sophia Latjuba Lakukan Hal Ini

LOWONGAN KERJA-BUMN Perum Perumnas & Toyota Astra Motor Butuh Karyawan, Ini Link Pendaftaran Online

Pencanangan BBGRM dihadiri Ketua TP PKK Malaka, Beatrix Tae-Bria Seran, TNI/Polri, Ketua Persit KCK Kodim 1605/Belu, pimpinan OPD, para camat dan kepala desa se-Kabupaten Malaka. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas.

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved