TTU Keluar dari Daerah Tertinggal, Bupati Raymundus Akan Umumkan pada Kegiatan HUT Kota Kefa

Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, S.P mengakui bahwa dirinya sudah mengetahui bahwa Kabupaten TTU sudah keluar dari daerah tertinggal sesuai

TTU Keluar dari Daerah Tertinggal, Bupati Raymundus Akan Umumkan pada Kegiatan HUT Kota Kefa
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Bupati TTU Raymundus Sau Fernandes, S.Pt 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, S.P mengakui bahwa dirinya sudah mengetahui bahwa Kabupaten TTU sudah keluar dari daerah tertinggal sesuai dengan surat keputusan kementerian desa.

Meskipun demikian, sebagai pemipin daerah dirinya belum menemukan waktu yang tepat untuk mengumumkan berita baik tersebut kepada masyarakat di Kabupaten TTU.

Raymundus mengaku akan mengumumkan berita baik terkait dengan pencapaian gemilang itu kepada masyarakat secara luas pada tanggal 22 September 2019.

"Karena berkenaan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Kefa kita akan mumumkan kepada publik bahwa Kabupaten TTU telah keluar dari kabupaten tertinggal," kata Raymundus kepada Pos Kupang beberapa waktu yang lalu.

Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTT Kunjungi Desa Satar Tesem. Ini yang Dilakukan PKK NTT

Ngaku dari Tulungagung, Perempuan Muda asal Nganjuk Tewas di Sungai

Raymundus mengungkapkam, dengan keluarnya Kabupaten TTU dari daerah tertinggal tentunya ada banyak konsekwensi yang akan ditanggung.

Hal itu, kata Raymundus, akan adanya pengurangan biasa yang berkaitan dengan daerah tertinggal sehingga pemerintah nantinya akan terus mendorong semua sektor untuk dikembangkan.

"Sehingga butuh kesadaran masyarakat terkait dengan ini. Kalau kita sudah keluar dari daerah tertinggal tapi semangat itu tidak tertanam dalam hati masyarakat bisa saja dua tiga tahun kembali ke daerah tertinggal," ujarnya.

Persela Lamongan vs Persib Bandung:Tim Tamu Persib Kantongi Kelemahan Laskar Joko Tingkir, SIMAK

Raymundus meminta pasca penetapan tersebut, kesadaran aparatur sipil negara (ASN) untuk bekerja memberikan pelayanan kepada masyarakat harus lebih tinggi lagi sehingga, Kabupaten TTU bisa mempertahankan status tersebut.

"Pencapaian ini kita harus jaga. Oleh karena itu ada kesadaran dari seluruh aparatur, baik itu ditingkat kabupaten, kecamatan, dan desa serta masyarakat untuk terus kita menjaga ini," ungkapnya. (mm)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved