Berita Pendidikan

Mengharukan! GKFC SMA Katolik Frateran Ndao Lakukan Hal Ini Perak Saat Konser di Singapura

GKFC SMA Katolik Frateran Ndao, Kabupaten Ende, meraih medali perak dalam lomba paduan suara internasional di Singapura.

Mengharukan! GKFC SMA Katolik  Frateran Ndao Lakukan Hal Ini Perak Saat Konser di Singapura
dokumentasi SMAK Frateran Ndao
Paduan Suara SMAK Frateran Ndao saat tampil di Singapura 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM|KUPANG - Gema Kelimutu Frado Choir (GKFC)  SMA Katolik Frateran Ndao, Kabupaten Ende, berhasil meraih medali perak atau silver dalam lomba paduan suara internasional yang berlangsung di Singapura pada 30 Juli 2019.

Kepala Sekolah SMA Katolik Frateran Ndao,  Frater Wiliam Satel Sura, BHK, mengatakan hal itu di Ende, Selasa (6/8/2019).

Frater William mengatakan dua medali perak yang berhasil diraih oleh para siswa SMAK Frateran Ndao yaitu pada nomor mix choir dengan lagu Pater Noster dan Cantata Domino serta lagu Senja di Pelabuhan Kecil.

Diminta Jokowi agar DKI Beri Insentif Pengguna Mobil Listrik, Begini Tanggapan Anies

Sedangkan medali perak lainnya pada nomor Folkore dengan lagu Paris Berantai serta Segala Riak.

Terhadap prestasi yang diraih oleh para siswanya, Frater William mengatakan dirinya memberikan apresiasi yang tinggi kepada para siswa yang telah berjuang untuk tampil dalam ajang internasional yang berlangsung diluar negeri.

Menurutnya adalah hal yang tidak mudah untuk meraih prestasi tersebut karena harus bersaing dengan para peserta dari negera lain yang kemampuan menyanyinya juga cukup baik.

"Anak-anak telah berusaha semaksimal mungkin tampil dalam ajang itu karena harus bersaing dengan para peserta lainnya dari 12 negara,"kata Frater Willliam.

Nagita Slavina Sebut Raffi Ahmad Bangkrut, Utang Rp 50 M, Jual Rumah - Kapal, tapi Ini Faktanya

Frater William mengatakan pihaknya menyampaikan terima kasih kepada orang tua dan para guru serta semua pihak yang telah ikut berpartisipasi mendukung penampilan GKFC sehingga meraih medali perak.

Di masa mendatang pihaknya mengharapkan agar penampilan GKFC semakin baik sehingga bisa meraih prestasi yang lebih tinggi lagi semisalnya medali emas atau gold.

Menurut Frater Wiliam sisi positif yang diperoleh para siswa saat ikut lomba paduan suara internasional adalah para siswa bisa mengenal siswa dari negara lain yang merupakan peserta dalam lomba paduan suara internasional, melihat keberadaan Singapura yang dengan segala kelebihannya yang dimilikinya seperti soal kedisplinan juga kebersihan maupun keamanan serta ketertiban.

Skuad Tamu Persib Bandung Waspadai Stiker Asing Laskar Joko Tingkir Persela Lamongan, Ini Strategi

"Artinya para siswa bisa secara langsung sehingga bisa memotivasi mereka untuk bisa meniru dengan apa yang dilakukan oleh warga Singapura terutama soal ketertiban di tempat umum,"kata Frater William.

Para siswa juga bisa termotivasi untuk kembali datang ke Singapura di masa mendatang terutama untuk melanjutkan perkuliahan.

Frater William mengatakan bahwa paduan suara merupakan salah satu kegiatan ekstrakurikuler andalan di SMAK Frateran Ndao disamping kegiatan ekstrakurikuler lainnya karena memang pihak sekolah memberikan perhatian yang berimbang antara kegiatan kurikuler dan ekstrakurikuler atau non akademik.

"Untuk pengembangan kemampuan para siswa baik akademik dan non akademik pihak sekolah sangat mendukung dengan menyiapkan berbagai sarana pendukung sehingga keduanya bisa berjalan berimbang,"kata Frater Wiliam. (*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Apolonia Matilde
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved