Ketua Pengadilan akan Lantik 30 Anggota DPRD Manggarai Barat pada 30 Agustus 2019, Ini Penjelasannya

ekretaris DPRD Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Aleks Suryono, memastikan bahwa pelantikan 30 orang anggota DPRD terpilih di daerah itu akan berlangs

Ketua Pengadilan akan Lantik 30 Anggota DPRD Manggarai Barat pada 30 Agustus 2019, Ini Penjelasannya
POS KUPANG/SERVATINUS MAMMILIANUS.
Sekretaris DPRD Mabar, Aleksius Saryono. 

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO--Sekretaris DPRD Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Aleks Suryono, memastikan bahwa pelantikan 30 orang anggota DPRD terpilih di daerah itu akan berlangsung pada Jumat (30/8/2019) oleh Ketua Pengadilan Negeri (PN) Mabar.

"Pelantikan akan berlangsung pada tanggal 30 Agustus 2019, Hari Jumat. Kami sudah dapat konfirmasi dari Ketua Pengadilan untuk melantik," kata Aleks saat dikonfirmasi POS--KUPANG.COM, Kamis (8/8/2019).

Dengan demikian informasi yang mengatakan pelantikan dipercepat ke tanggal 28 Agustus 2019 tidak benar.
Sebelumnya diberitakan, pakaian dinas untuk 30 orang anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) yang baru, hasil pemilu April 2019 lalu, saat ini sedang dijahit di Malang.
Sekretaris Aleksius, menyampaikan bahwa pakaian seragam tersebut disiapkan oleh sekretariat lewat pihak ketiga.

TTU Keluar dari Daerah Tertinggal, Bupati Raymundus Akan Umumkan pada Kegiatan HUT Kota Kefa

"Pakaian itu disiapkan oleh sekretariat dewan melalui pihak ketiga, dijahit di Malang. Kami sudah sampaikan ke pihak ketiga itu agar pakaian tersebut diharapkan sudah selesai sebelum pelantikan," kata Aleks kepada POS--KUPANG.COM, Senin (5/8/2019).

Dia menambahkan, pihaknya sudah mendapat pemberitahuan resmi dari KPU Mabar tentang nama-nama anggota dewan terpilih hasil Pemilu April 2019 lalu.

Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) menyiapkan anggaran senilai Rp 450 juta untuk pakian dinas anggota DPRD Mabar yang baru.

Dari uang tersebut masing-masing wakil rakyat itu akan mendapatkan lima pasang pakaian dinas.
Terkait pendapatan para wakil rakyat itu, Aleks menyampaikan bahwa total pendapatan per anggota DPRD Mabar setiap bulan Rp 39 juta.

"Pendapatan per bulan setiap anggota dewan Rp 39 juta. Terdiri dari gaji pokok dan tunjangan. Tunjangan terdiri dari tunjangan komunikasi, tunjangan perumahan dan tunjangan transportasi," kata Aleks.

Namun khusus untuk 3 orang pimpinan DPRD, yaitu 1 orang ketua dan 2 orang wakil, tidak ada tunjangan transportasi dan perumahan karena mereka mendapat mobil dinas dan rumah jabatan.
Walaupun tidak ada tunjangan transportasi dan perumahan tetapi 3 orang pimpinan itu mendapat tunjangan operasional.

Dengan demikian pendapatan mereka lebih besar karena lebih dari Rp 40 juta per bulan.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM, SERVAN MAMMILIANUS)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved