Kepolisian Ungkap Dugaan Awal Kebakaran Polda NTT

Penyidik Kepolisian berhasil mengngkap dugaan awal Kebakaran Biro Logistik Polda NTT

Kepolisian Ungkap Dugaan Awal Kebakaran Polda NTT
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Sisa puing gedung Biro Logistik Polda NTT saat olah TKP oleh tim Labfor Bareskrim Polri Cabang Denpasar bersama tim Inafis Satreskrim Polres Kupang Kota pada Rabu (7/8/2019). 

Penyidik Kepolisian berhasil mengngkap dugaan awal Kebakaran Biro Logistik Polda NTT

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Pihak Kepolisian akhirnya mengungkap dugaan awal penyebab kebakaran yang menghanguskan gedung Biro Logistik Polda NTT.

Setelah melakukan olah TKP pada Rabu (7/8/2019), pihak penyidik Polres Kupang Kota membuka garis polisi (police line) di lokasi kebakaran gedung Biro Logistik Polda NTT pada Kamis (8/8/2019) pagi. Pembukaan garis polisi tersebut dilakukan sekira pukul 10.20 Wita.

Maumere Corruption Watch Sambangi Kejari Tanya Tunjangan Perumahan dan Transportasi DPRD

Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Jules Abraham Abast kepada POS-KUPANG.COM pada Kamis siang mengatakan bahwa Tim Labfor dari Mabes Polri Cabang Denpasar telah melakukan investigasi dan olah TKP pada Rabu (7/8/2019).

Dari hasil olah TKP dan investigasi yang dilakukan tersebut, dugaan awal oleh tim Puslabfor Mabes Polri cabang Denpasar menyatakan bahwa penyebab kebakaran adalah akibat dari korsleting arus listrik.

"Dari hasil pemeriksaan awal dari Tim Labfor Mabes Polri Cabang Denpasar dugaan sementara penyebab dari kebakaran pada kantor Logistik adalah korsleting arus listrik. Namun akan dituangkan dalam laporan resmi ke Kapolda NTT oleh tim Labfor," jelas Kombes Jules.

Diminta Jokowi agar DKI Beri Insentif Pengguna Mobil Listrik, Begini Tanggapan Anies

Ia mengatakan bahwa pada saat terbakar, ruangan tersebut kosong karena saat itu sudah jam pulang kantor. Titik awal api diketahui oleh personel yang berada di luar bangunan ruangan logistik.

Hasil dari pemeriksaan yang dilakukan oleh tim labfor ini, jelas Kombes Jules akan dituangkan dalam laporan resmi kepada Kapolda NTT dalam waktu dekat.

"Untuk lengkapnya kita harus menunggu hasil resmi dari Puslabfor, namun hasil awal diketahui penyebabnya adalah hubungan arus pendek atau korsleting listrik," tegas mantan Kapolres Manggarai Barat ini.

Proses penyelidikan kasus kebakaran gedung Biro Logistik Polda NTT ini, lanjutnya, ditangani oleh Polres Kupang Kota. Namun secara pasti, pihaknya belum dapat memastikan kerugian materil dari peristiwa kebakaran ini.

"Untuk kerugian akibat kebakaran saat ini sedang dihitung untuk diketahui seberapa pasti total kerugian, jadi belum bisa kami pastikan sekarang," pungkas Kabid Humas.

Sebelumnya, Karo Logistik Kombes Pol Yadi Priyadi kepada POS-KUPANG.COM pada Rabu mengatakan bahwa gedung Biro Logistik yang terbakar tersebut telah berusia 57 tahun karena dibangun pada tahun 1962. Namun, ia mengakui bahwa untuk instalasi listriknya baru diganti dan dilakukan peremajaan pada tiga tahun yang lalu.

Saat kejadian, katanya ada empat anggota yang masih berada dalam salah satu ruangan gedung. Mereka yang pertama kali melihat asap dan api yang mulai merambat dari bagian timur gedung. Namun mereka dapat menyelamatkan diri dan tidak menjadi korban dalam peristiwa itu.

Saat ini, pihak penyidik Satreskrim Polres Kupang Kota telah memeriksa tiga saksi dalam peristiwa ini. Kabag Bekum Biro Logistik Polda NTT ,AKBP Yustinus Talogoro diperiksa sebagai saksi pelapor sedangkan dua anggota lainnya yakni Bripka Jimi Delu dan Brigpol Jemri Tao diperiksa sebagai saksi kejadian. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved