Julie Laiskodat Minta Bumdes Beli Hasil Pertanian Masyarakat

Ketua TP PKK NTT, Julie Laiskodat Minta Bumdes Beli Hasil Pertanian Masyarakat

Julie Laiskodat Minta Bumdes Beli Hasil Pertanian Masyarakat
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Julie Laiskodat sedang berbicara kepada Bupati dan Wakil Bupati TTS, Kades Oelbubuk dan para petani sayuran di kebun sayur milik kelompok tani bersaudara. 

Ketua TP PKK NTT, Julie Laiskodat Minta Bumdes Beli Hasil Pertanian Masyarakat

POS-KUPANG.COM | SOE - Ketua tim penggerak PKK Provinsi NTT, Julie Laiskodat, Kamis (8/8/2019) melakukan kunjungan kerja ke Desa Oelbubuk, Kecamatan Mollo Tengah, Kabupaten TTS guna melihat dari dekat kondisi Desa Oelbubuk yang akan menjadi salah satu desa model untuk Kabupaten TTS.

Dalam kunjungan tersebut, Julie menyempatkan diri meninjau Paud pelita, lokasi perkebunan sayuran milik kelompok tani bersaudara dan memberikan arahan di Kantor Desa Oelbubuk.

Manggarai Keluar dari Status Kabupaten Tertinggal, Ini Tanggapan Bupati Deno Kamelus

Saat meninjau kebun sayuran kelompok tani bersaudara, dihadapan Bupati TTS dan Wakil Bupati TTS, Egusem Piether Tahun dan Jhony Army Konay, para pimpinan OPD dan Kepala Desa Oelbubuk, Soleman Nau, Julie meminta agar hasil pertanian masyarakat harus di beli oleh Bumdes dan selanjutnya Bumdes menjual kembali sayuran tersebut guna mendapatkan untung.

Hal ini dimaksudkan agar para tengkulak tidak menekan harga hasil pertanian masyarakat yang hanya akan membuat para petani merugi.

Kepolisian Ungkap Dugaan Awal Kebakaran Polda NTT

Jika hasil pertanian masyarakat benar-benar melimpah, Julie mengaku siap mencari pasar untuk menjual hasil pertanian masyarakat tersebut.

"Bumdes ini dibentuk untuk menghasilkan duit. Kalau tidak bisa hasilkan duit tidak usaha ada Bumdes. Oleh sebab itu, Bumdes harus putar otak untuk cari duit. Salah satunya dengan membeli hasil pertanian para petani lalu menjual ulang sehingga ada keuntungan yang didapat. Kalau Bumdes tidak bisa hasilkan duit, nanti saya lapor pak presiden biar tidak usah lagi kasih uang ke desa," ungkap Julie.

Sebelum mengunjungi kelompok tani bersaudara, Julie Laiskodat juga melakukan kunjungan ke Paud Pelita.

Dalam kesempatan tersebut, Julie berjanji akan membantu pembangunan gedung Paud Pelita. Dia berharap kedepan para tutor Paud minimal harus menguasai dua bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan Inggris.

Selain itu, para tutor diminta untuk menguasai penggunaan laptop.

"Saya minta tenaga pendidik di sini harus sudah mengantongi sertifikasi sehingga kompetensinya bagus. Selain itu, kedepan tenaga pendidik harus menguasai bahasa Inggris dan penggunaan teknologi," ujarnya.

Bupati Tahun mengucapakan terima kasih atas kunjungan kerja tim penggerak PKK Propinsi NTT, Julie Laiskodat ke Kabupaten TTS.

Kedepan, dirinya akan mendorong Bumdes yang ada di Kabupaten TTS untuk membeli hasil pertanian para petani sehingga bisa mencegah masuknya tengkulak dan menciptakan harga yang bagus. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved