Diduga Simpatisan HTI dan Dukung Khilafah, Menhan Minta TNI Berhentikan Enzo Zenz

Diduga simpatisan HTI dan dukung Khilafah, Menhan minta TNI berhentikan Enzo Zenz Allie

Diduga Simpatisan HTI dan Dukung Khilafah, Menhan Minta TNI Berhentikan Enzo Zenz
KOMPAS.com/ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu (tengah) menjawab pertanyaan dari wartawan di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Rabu (12/6/2019). 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Diduga simpatisan HTI dan dukung Khilafah, Menhan minta TNI berhentikan Enzo Zenz Allie.

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu meminta TNI langsung memberhentikan pemuda keturunan Prancis bernama Enzo Zenz Allie dari taruna Akademi Militer ( Akmil) apabila ia terbukti pendukung organisasi terlarang Hizbut Tahrir Indonesia ( HTI).

"Kalau benar (simpatisan HTI), saya suruh berhentiin," kata Ryamizard di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (7/8/2019).

Saat Prabowo Hadir Kongres PDIP di Bali, Megawati Ingatkan Para Kader Jaga Satu Hal Ini

Ryamizard mendapatkan informasi, saat ini TNI sedang menelusuri latar belakang Enzo. Mantan KSAD itu yakin, TNI tidak akan memberikan toleransi jika Enzo benar-benar terbukti merupakan simpatisan HTI.

"Makanya dicek dulu. Kalau dia benar-benar khilafah, ya enggak ada urusan," ujar dia.

Pensiunan jenderal bintang empat itu menegaskan, tindakan tegas ini tidak hanya berlaku bagi Enzo. Namun, seluruh prajurit TNI yang terindikasi mendukung khilafah juga akan langsung dipecat.

"Pecat saja. Orang mendukung Pancasila kok. Itu (pendukung khilafah) namanya pengkhianat," kata dia.

Setelah Ritual Adat, Jenazah Mahasiswi yang Lompat dari Pesawat di Ketinggian 1.000 Meter Ditemukan

Keberadaan Enzo sebagai lulusan Taruna Akmil diketahui publik melalui akun Instagram @puspentni.

Video yang diunggah di akun itu menggambarkan percakapan antara Enzo dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Uniknya, percakapan dilakukan dengan bahasa Perancis. Keduanya tampak fasih menggunakan bahasa Perancis dalam percakapannya.

Halaman
12
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved