BREAKING NEWS: Kebakaran Rumah di TTS Makan Korban Jiwa, Marselina Sunbanu Hangus Terbakar

BREAKING NEWS: Kebakaran Rumah di TTS makan korban jiwa, Marselina Sunbanu hangus terbakar

BREAKING NEWS: Kebakaran Rumah di TTS Makan Korban Jiwa, Marselina Sunbanu Hangus Terbakar
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Masyarakat sedang melihat puing-puing rumah Simon Nubatonis yang nyaris rata dengan tanah usai dilahap si jago merah 

BREAKING NEWS: Kebakaran Rumah di TTS makan korban jiwa, Marselina Sunbanu hangus terbakar

POS-KUPANG.COM | SOE - Kasus kebakaran kembali terjadi di Kabupaten TTS, Rabu (7/8/2019) malam, sekitar pukul 23.30 WITA. Kali ini si jago merah melahap habis rumah dan kios milik Simon Nubatonis yang terletak di Desa Tuafanu, Kecamatan Kualin.

Mirisnya, selain melahap habis bangunan rumah dan kios milik Simon, kebakar ini juga memakan korban satu korban jiwa.

Julie Laiskodat Minta Bumdes Beli Hasil Pertanian Masyarakat

Marselina Sunbanu (32) yang sedang tertidur lelap di dalam kios. Korban tak sempat menyelamatkan diri saat si jago merah melahap seisi bangunan rumah dan kios. Korban ditemukan sudah tak bernyawa dengan tubuh hangus terbakar.

Kapolres TTS AKBP Totok Mulyanto DS., SIK yang dikonfirmasi pos kupang.com, Kamis (8/8/2019) membenarkan kasus kebakaran yang memakan satu korban jiwa tersebut.

Jamari menceritakan, berdasarkan pengakuan saksi Tirsa Nubatonis yang tinggal di dalam rumah naas tersebut diketahui sebelum terjadinya kebakaran terdengar suara ledakan yang diduga diakibatkan arus pendek.

Manggarai Keluar dari Status Kabupaten Tertinggal, Ini Tanggapan Bupati Deno Kamelus

Percikan api yang keluar dari arus pendek lantas membakar bangunan kios dan menyambar bensin yang disimpan di dalam kios.

Karena bangunan rumah dan kios korban adalah satu bangunan, api yang terus membesar akhirnya melahap habis bangunan milik Simon Nubatonis tersebut hingga nyaris rata dengan tanah.

" Berdasarkan pengakuan saksi, sebelum terbakar terdengar suara ledakan yang cukup kuat. Tak lama berselang, saat korban keluar dari kamarnya, api sudah melahap bangunan kios. Saksi langsung berteriak meminta bantaun masyarakat," ungkap Jamari.

Saat kebakaran tersebut lanjut Jamari, Saksi Tirsa dan Eeni Nubatonis berhasil menyelematkan nenek Taroci Bessi yang tidur di kamar bagian belakang.

Para saksi tak bisa menyelamatkan korban karena api sangat cepat membesar. Pasalnya di dalam kios tempat korban tidur terdapat bensin yang disimpan dalam botol dan jirgen.

" Api bersumber dari dalam ruang kios dimana korban tidur. Karena terdapat bensin, diduga hal inilah yang membuat api cepat membesar. Akibatnya, bangunan rumah dan kios habis dilahap si jago merah. Marselina yang tidur di dalam kios juga ikut menjadi korban peristiwa kebakaran tersebut. Korban ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa dengan tubuh hangus terbakar," jelasnya.

Keluarga menerima kepergian korban Marselina sebagai ajalnya dan menolak untuk dilakukan otopsi. Saat ini, jenazah korban telah dibawa ke rumah kerabat terdekat guna disemayamkan.

" Keluarga menolak untuk dilakukan otopsi dan menerima kepergian korban sebagai ajalnya," pungkas Jamari. ( Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved