Abraham Samad mantan Ketua KPK prihatin, Sebut dua cara Ini Dipakai hancurkan KPK

Mantan Ketua Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Abraham Samad menyebut, ada dua cara untuk menghancurkan atau melemahkan KPK

Abraham Samad mantan Ketua KPK prihatin, Sebut dua cara Ini Dipakai hancurkan KPK
KOMPAS.COM
Mantan Ketua KPK, Abraham Samad dan Presiden PKS, Sohibul Iman, di Kantor DPP PKS, Jakarta, Kamis (24/5/2018). 

Abraham Samad mantan Ketua KPK Prihatin, Sebut Dua Cara Ini Dipakai Hancurkan KPK

POS-KUPANG.COM - Abraham Samad, mantan Ketua Komisi Pemberantas Korupsi ( KPK ), Abraham Samad  mengaku prihatin dan menyebut ada dua cara untuk menghancurkan atau melemahkan KPK.

Kedua cara yang dimaksud Abraham Samad, yakni penghancuran melalui internal dan eksternal.

"Eksternal mudah dilihat. Semua orang bisa lihat. Itu bisa dilawan dan dihadapi. Tapi kalau ancaman dari dalam, ini yang tidak kelihatan dan bahaya," ujar Abraham Samad dalam acara diskusi media yang digelar Indonesia Corruption Watch ( ICW) di Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (7/8/2019).

Pernyataan Abraham Samad tersebut berkaitan dengan kondisi seleksi calon pimpinan KPK yang sedang dilakukan saat ini.

Abraham Samad mengatakan, seleksi calon pimpinan KPK harus ketat sehingga dapat mencegah masuknya orang-orang yang memiliki kepentingan melemahkan pemberantasan korupsi di Indonesia.

Ia sekaligus menyoroti sepak terjang KPK saat ini yang dinilainya cukup memprihatinkan.

"Karena kalau orang-orang tertentu itu sudah masuk, maka dia yang melemahkan KPK dari dalam dan itu sekarang sedang berlangsung," kata Abraham Samad.

"Jangan heran kalau situasi KPK sekarang memprihatinkan," lanjut Lanjut Abraham Samad.

Jika seleksi hal ini tidak dikritisi dengan kuat, kata Abraham Samad, seleksi capim KPK saat ini akan berbahaya bagi kelangsungan KPK ke depannya.

Diminta Jokowi agar DKI Beri Insentif Pengguna Mobil Listrik, Begini Tanggapan Anies

Halaman
123
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved