KSP Kopdit Obor Mas Maumere Catat 6 Pertumbuhan Selama Tujuh Bulan Terakhir

Obor Mas Maumere di Pulau Flores mencatat enam poin pertumbuhan yang bagus selama kurun waktu tujuh bulan di tahun 2019.

KSP Kopdit Obor Mas Maumere Catat 6 Pertumbuhan Selama Tujuh   Bulan Terakhir
POS KUPANG/EUGINIUS MOA
Tokoh Koperasi Kredit NTT, Romanus Woga (kanan), penasehat hukum, Marianus Mo’a, S.H, M.H, pengawas KSP Obor Mas, Kons, Ketua KSP Kopdit Obor Mas, Andreas Mbete, dan bendahara pengurus, Buyung Dekresano, memberikan keterangan pers, Senin (5/8/2019) malam di Aula KSP Kopdit Obor Mas Maumere, Pulau Flores. 

 KSP Kopdit Obor Mas Maumere Catat 6 Pertumbuhan Selama Tujuh   Bulan Terakhir

POS-KUPANG.COM|MAUMERE--Manajemen  KSP  Kopdit Obor Mas  Maumere di  Pulau  Flores  mencatat enam  poin pertumbuhan yang bagus selama  kurun waktu  tujuh  bulan di  tahun  2019.

General Manajer  Obor Mas Maumere,  Leonardus  Frediyanto Moat Lering,  S.Ak,  Rabu   (7/8/2019) menjelaskan, enam   poin   utama kemajuan   dicapai selama  bulan Januari  sampai  31  Juli 2019.

Kenam  pertumbuhan  itu  yakni pertumbuhan anggota koperasi bertambah  5.369  orang  menjadi total  92.045 dari kondisi   31  Desember 2018 sebanyak  86.676  orang.

Total simpanan  saham  bertambah  Rp 9.741.678.963  menjadi  Rp 116.675.988.276 dari  kondisi  akhir  tahun 2018   Rp  106.934.309.313.

Simpanan  non saham  meliputi  tujuh  jenis  simpanan   naik Rp 21.049.728.511  menjadi   total  Rp 445.057.922.783 dari  kondisi  akhir  tahun 2018   Rp 424.008.194.272.

Kemudian  saldo  pinjaman   bertumbuh  Rp 30.855.667.914  menjadi  Rp 613.201.158.177 dari  kondisi akhir tahun  2018  sebesar  Rp  582.345.490.263.  Aset   koperasi  bertumbuh  Rp 34.997.418.182.

“Kantor   cabang kami menjadi  13  buah, karena tiga  cabang pembantu naik  status  menjadi  cabang. Bulan ini kami  buka  cabang  baru di  Manggarai,”   kata Yanto, sapaan  Frediyanto Moat Lering.

Tokoh koperasi  kredit NTT,Romanus  Woga,  mengakui tak meragukan keunggulan Obor  Mas.  Setiap  tahun mendapat predikat wajar tanpa pengeculian (WTP) dari auditor independen, dipercaya  Bank Indonesia mengelola Kredit Usaha  Rakyat (KUR). Di Indonesia   hanya  dua  koperasi kredit dipercaya  mengelola KUR.

Pria Ini tak Menyangka Sapi 1,4 Ton yang Ditawakan Via WhatsApp Dibeli Jokowi

Peserta Parade Diharapkan Dapat Mencintai Budaya Lokal Ende

Simak Dulu Cuacanya Bila Ingin Berwisata Di Sepuluh Lokasi Pulau Sumba

“Saya  ikuti perkembangan Obor  Masa  sejak  tahun 1973 sampai  saat ini. Saya  tahu  baik dan  benar,” ujar Romanus  Woga, Senin  (5/7/2019) malam dalam jumpa pers  penjelasan  umum  pembangunan  perumahan di Aula  Obor Mas, Jalan  Kesehatan  Kota Maumere.  (Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Euginius Mo’a).

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved