Bendung Jebol Petani Nunkurus Kesulitan Pasokan Air ke Sawah

Sebuah Bendung Jebol mengakibatkan petani Nunkurus di Kabupaten Kupang kesulitan pasokan Air ke sawah

Bendung Jebol Petani Nunkurus Kesulitan Pasokan Air ke Sawah
POS-KUPANG.COM/Edi Hayong
Gubernur NTT, Viktor Laiskodat bersama rombongan ketika melihat bendungan yang jebol do Nunkurus, Selasa (7/8/2019) 

POS KUPANG.COM | OELAMASI - Sebuah Bendung Jebol mengakibatkan petani Nunkurus di Kabupaten Kupang kesulitan pasokan Air ke sawah.

Bendung yang dibangun di wilayah Nunkurus, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang sudah sekian lama jebol.

Dampak ikutannya, petani sawah tadah hujan di wilayah ini kesulitan memasok air ke sawah yang ada.

Siswa SDI Mondulapatama Sumba Timur Jadi Pelopor Keselamatan Berlalulintas

Terhadap kondisi ini, Gubernur NTT, Viktor Laiskodat turun langsung melihat bendung tersebut dan memerintahkan Dinas PUPR NTT dan Kabupaten Kupang untuk mencarikan solusi agar bendungan itu diperbaiki.

Disaksikan POS-KUPANG.COM, Selasa (6/8/2019), Gubernur Viktor dari lawatannya ke Sulamu, berkesempatan melihat dari dekat kondisi bendungan di Nunkurus. Sekitar 10 menit gubernur bersama rombongan melihat lokasi ini dan berdialog dengan petani setempat.

Kelompok Usaha Ikan Air Tawar Tunfeu, Desa Mata Air Merasa Dianaktirikan

Gubernur Viktor pada kesempatan kunjungan singkat ini menegaskan, akan segera dibangun kembali bendungan ini. Dengan pasokan air ke bendungan ini, selain untuk memenuhi kebutuhan air ke sawah tadah hujan yang ada, juga petani bisa memanfaatkan untuk menanam sayuran di sekitar lokasi bendungan.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kupang, Maclon Joni Nomseo mengatakan, dari dialog bersama itu, sudah ada jalan keluar. Direncanakan pembangunan langsung ditangani PUPR NTT.

"Memang sudah cukup lama bendungan ini jebol dan dibiarkan begitu saja. Selama ini memang air dari bendungan itu digunakan petani sawah. Kalau sudah jadi maka petani akan terbantu," jelas Joni. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved