Atasi Karhutla di Indonesia, Ini Komitmen Polri Jalankan Instruksi Presiden Jokowi

Atasi Karhutla di Indonesia, Ini Komitmen Polri Jalankan Instruksi Presiden Jokowi

Atasi Karhutla di Indonesia, Ini Komitmen Polri Jalankan Instruksi Presiden Jokowi
KOMPAS.com/Devina Halim
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (1/8/2019). 

Atasi Karhutla di Indonesia, Ini Komitmen Polri Jalankan Instruksi Presiden Jokowi

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Kepolisian RI atau Polri berkomitmen mengatasi kebakaran hutan dan lahan ( Karhutla) di Indonesia sesuai instruksi Presiden Joko Widodo.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan bahwa Polri akan menindak tegas anggota yang membiarkan terjadinya karhutla di beberapa daerah yang rawan peristiwa tersebut.

Kasus Sail Komodo, Kejari Manggarai Barat Tahan 4 Tersangka Baru, Bisa Tambah Lebih Dari 2 Orang

"Ada delapan polda yang menjadi fokus utama penanggulangan karhutla," kata Dedi di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (7/8/2019).

"Apabila delapan polda tersebut polresnya tidak melaksanakan mitigasi maksimal, dan terbukti melakukan pembiaran maka pimpinan Polri akan mengambil tindakan tegas," ujar dia.

Dedi mengatakan bahwa tindakan tegas yang dimaksud dapat berupa sanksi disiplin hingga dicopot dari jabatannya.

Kosmas Sebut Pasokan Air PDAM Ende ke Pelanggan Saat Kemarau Terganggu, Ini Penyebabnya

"Berupa copot dari jabatan. Kalau ada pelanggaran unsur disiplin lainnya bisa juga," tutur dia.

Ia mengatakan bahwa titik api telah menurun pada Selasa (6/8/2019) kemarin. Menurut Dedi, saat ini, titik api berjumlah sekitar 12 titik di wilayah Kalimantan dan Sumatera.

Selain itu, kata Dedi, polisi juga telah berhasil menangkap 10 tersangka terkait karhutla tersebut.

"Yang berhasil diamankan sekitar 10 orang itu lebih banyak kepada individu. Dari wilayah Sumatera di Riau, Sumsel dan Jambi," ujarnya.

Halaman
12
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved