50 Desa Di Sumba Barat Daya Alami Krisis Air Bersih

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumba Barat Daya, Yohanes Tende, S.H mengatakan saat ini terdapat 50 desa dari 175 desa da

50 Desa Di Sumba Barat Daya Alami Krisis Air Bersih
Pos Kupang/Petrus Piter
Kepala BPBD Sumba Barat Daya, Yohanes Tende, SH

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM/TAMBOLAKA---Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumba Barat Daya, Yohanes Tende, S.H mengatakan saat ini terdapat 50 desa dari 175 desa dan kelurahan mengalami krisis air bersih. Kondisi itu terjadi di daerah pesisir pantai seperti di wilayah Kodi dan Loura serta beberapa desa di wilayah Wewewa.

Hingga saat ini, pihaknya masih menunggu bantuan dari badan penanggulangan bencana pusat untuk mengatasi krisis air bersih di 50 desa di Sumba Barat Daya.

Hal itu karena BPBD Sumba Barat Daya tidak mengalokasikan anggaran penanganan krisis air bersih bagi masyarakat Sumba Barat Daya pada tahun anggaran 2019 ini.

Kepala Badan Penanggulangan Bemcana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumba Barat Daya, Yohanes Tende, S.H menyampaikan di kantornya, Rabu (7/8/2019).

Menurutnya, secara teknis, sebetulnya puncak krisis air bersih tersebut baru akan terjadi pada bulan September atau Oktober 2019 mendatang.

Investigasi Kebakaran Gedung Logistik Polda NTT, Tim Labfor Bareskrim Polri Bawa Sampel

Memang saat ini, masyarakat 50 desa mengalami krisis air bersih tetapi masih dapat teratasi menggunakan beberapa sumber air (mata air) di wilayah desa masing-masing. Hanya saja debit air sangat turun sehingga menimbulkan masyarakat terkadang membeli air bersih.

Bila kondisi panas terus berkepanjangan terjadi maka dapat dipastikan akan terjadi krisis air cukup parah terjadi pada bulan Oktober 2019 mendatang.

Besaran harapan badan penanggulangan bencana pusat merespons permohonannya sehingga pelayanan air bersih bagi masyarakat Sumba Barat Daya dapat terlaksana. (*)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved