Farhat Abbas Bikin Ulah di Penjara Suami Barbie Kumalasari, Galih Ginanjar Disanksi Masuk Sel Tikus

Farhat Abbas berulah di penjara dengan membawa ponsel dan merekam aktivitas Galih Ginanjar di penjara.Ini sanksi yang diterima Galih Ginanjar

Farhat Abbas Bikin Ulah di Penjara Suami Barbie Kumalasari, Galih Ginanjar Disanksi Masuk Sel Tikus
KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG
Pablo Benua dan Rey Utami saat ditemui di Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (2/7/2019). Farhat Abbas, Pablo Benua dan Rey Utami saat ditemui di Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (2/7/2019). 

Farhat Abbas Bikin Ulah di Penjara Suami Barbie Kumalasari, Galih Ginanjar Disanksi Masuk Sel Tikus

POS-KUPANG.COM- Farhat Abbas berulah di penjara dengan membawa ponsel dan merekam aktivitas Galih Ginanjar di penjara. Akibatnya sanksi harus diterima suami Barbie Kumalasari, Galih Ginanjar.

Galih Ginanjar yang sudah berada dalam tahanan harus kembali menerima sanksi gara-gara kelakuan sang pengacara, Farhat Abbas.

Beberapa waktu lalu, Farhat Abbas sempat mengunjungi suami Barbie Kumalasari, Galih Ginanjar dan dua klien lainnya yakni Pablo Benua dan Rey Utami yang mendekam di penjara karena kasus 'ikan asin'.

Dalam kesempatan itu, Farhat Abbas merekam video permintaan Galih Ginanjar langsung saat membesuk mantan suami Fairuz A Rafiq itu.

 Video permintaan maaf Galih tersebut diunggah dalam Instagram pribadi milik kuasa hukumnya, Farhat Abbas, pada Minggu (4/8/2019).

Melansir dari kompas.com, video Galih Ginanjar minta maaf itu telah melanggar tata tertib.

Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Dir Tahti) Polda Metro Jaya AKBP Barnabas S Iman mengatakan, pihaknya akan melakukan teguran kepada Galih Ginanjar terkait video permintaan maaf itu.

"Kami akan tegur (Galih Ginanjar), kami juga akan awasi lebih ketat," ujar Barnabas ketika dihubungi Kompas.com, Senin (5/8/2019).

Surat Permintaan Maaf Galih Ginanjar, Fairuz A Rafiq: Kemarin ke Mana?

Barnabas melanjutkan, dalam peraturan tata tertib mengunjungi tahanan, ponsel dan alat perekam lainnya merupakan benda-benda yang harus dititipkan kepada petugas sebelum memasuki area rutan.

Halaman
1234
Editor: Adiana Ahmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved