Pakaian Dinas Anggota DPRD Mabar Yang Baru Disini

pihaknya sudah mendapat pemberitahuan resmi dari KPU Mabar tentang nama-nama anggota dewan terpilih hasil Pemilu April 2019 lalu.

Pakaian Dinas Anggota DPRD Mabar Yang Baru Disini
POS KUPANG/SERVATINUS MAMMILIANUS.
Sekretaris DPRD Mabar, Aleksius Saryono. 

Pakaian Dinas Anggota DPRD Mabar Yang Baru Disini

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO--Pakaian dinas untuk 30 orang anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) yang baru, hasil pemilu April 2019 lalu, saat ini sedang dijahit di Malang.

Sekretaris DPRD Mabar Aleksius Saryono, menyampaikan bahwa pakaian seragam tersebut disiapkan oleh sekretariat lewat pihak ketiga.

"Pakaian itu disiapkan oleh sekretariat dewan melalui pihak ketiga, dijahit di Malang. Kami sudah sampaikan ke pihak ketiga itu agar pakaian tersebut diharapkan sudah selesai sebelum pelantikan yakni sebelum tanggal 31 Agustus 2019," kata Aleks kepada POS--KUPANG.COM, Senin (5/8/2019).

Dia menambahkan, pihaknya sudah mendapat pemberitahuan resmi dari KPU Mabar tentang nama-nama anggota dewan terpilih hasil Pemilu April 2019 lalu.

Sebelumnya diberitakan, pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) menyiapkan anggaran senilai Rp 450 juta untuk pakian dinas anggota DPRD Mabar yang baru.

Dari uang tersebut masing-masing wakil rakyat itu akan mendapatkan lima pasang pakaian dinas.

Demikian yang disampaikan oleh Sekretaris DPRD Mabar Aleksius Saryono, kepada POS--KUPANG.COM pada Hari Kamis (9/5/2019).

"Anggaran itu sudah disiapkan dalam APBD induk Kabupaten Manggarai Barat tahun 2019. Pakaian seragam para anggota dewan akan disiapkan sebelum mereka dilantik. Sehingga saat pelantikan, mereka sudah bisa memakainya. Pelantikan direncanakan pada tanggal 31 Agustus 2019," kata Aleks.

Terkait pendapatan para wakil rakyat itu, dia menyampaikan bahwa total pendapatan per anggota DPRD Mabar setiap bulan Rp 39 juta.

"Pendapatan per bulan setiap anggota dewan Rp 39 juta. Terdiri dari gaji pokok dan tunjangan. Tunjangan terdiri dari tunjangan komunikasi, tunjangan perumahan dan tunjangan transportasi," kata Aleks.

Namun khusus untuk 3 orang pimpinan DPRD, yaitu 1 orang ketua dan 2 orang wakil, tidak ada tunjangan transportasi dan perumahan karena mereka mendapat mobil dinas dan rumah jabatan.

Walaupun tidak ada tunjangan transportasi dan perumahan tetapi 3 orang pimpinan itu mendapat tunjangan operasional.

14 Pelajar Matim Lolos Program Afirmasi ADIK Kemristekdikti RI

Strategi Ini Digunakan Pelatih Barito Putera Tundukkan Persib Bandung, Lihat Formasinya

Nyalakan Lilin saat Mati Lampu, Warga Tangerang Tewas Terbakar, Ini Kronologinya

Dengan demikian pendapatan mereka lebih besar karena lebih dari Rp 40 juta per bulan.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM, SERVAN MAMMILIANUS)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved