IKA FH Minta Tim Pengacara Fokus Tangani Perkara Kasus Tanah Undana Kupang

IKA FH Minta Tim pengacara Fokus Tangani Perkara Kasus Tanah Undana Kupang

IKA FH Minta Tim Pengacara Fokus Tangani Perkara Kasus Tanah Undana Kupang
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Ketua Ikatan Alumni (IKA) Fakultas Hukum Undana, Emanuel Malli, SH,M.H didampingi Jeri Manoe, S.H dan Yanti Siubelan, S.H ketika memberi keterangan pers,Senin (5/8/2019). 

IKA FH Minta Tim pengacara Fokus Tangani Perkara Kasus Tanah Undana Kupang

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Ikatan Alumni Fakulatas Hukum ( IKA FH) Universitas Nusa Cendana Kupang  ( Undana Kupang ) menyatakan keprihatinan atas kondisi yang tengah dialami perguruan tinggi negeri kebanggaan rakyat NTT terkait gugatan perdata keluarga Kolloh,cs.

IKA FH meminta Tim Kuasa Hukum dari Undana untuk fokus mendalami perkara tersebut terutama dalam melakukan upaya hukum kasasi.

Penambahan Rombel SMPN 2 Kota Kupang, Yuven Tukung Sebut Komisi IV DPRD Ditipu

"Kita tidak bermaksud menggurui tim Kuasa Hukum Undana, namun masalah yang sekarang dialami Undana merupakan masalah serius yang harus ditangani secara serius pula. Undana harus menggunakan seluruh kekuatan yang dimiliki untuk bisa memenangkan gugatan melawan keluarga Kolloh cs," ujar Ketua IKA FH Undana, Emanuel Malli, S.H, M.H kepada wartawan di Resto In & Out, Senin (5/8/2019).

Emanuel yang didampingi dua alumni Undana lainnya, Yanti Siubelan,S.H dan Jermia Manoe,S.H yang berprofesi sebagai pengacara mengusulkan agar Undana membentuk lagi tim khusus dengan melibatkan para pakar hukum, lembaga bantuan hukum FH Undana dan para alumni.

Pilkada Manggarai Barat, Ini Nominal Anggaran yang Diajukan Bawaslu kepada Pemerintah

"Kita beri dukungan agar kasus ini bisa terselesaikan dan Undana tidak dirugikan. Sebagai alumni kami prihatin dengan masalah sehingga kami juga harus bisa memberi masukan," kata Emanuel.

Dijelaskan, IKA FH Undana menyarankan agar Undana membentuk tim khusus agar dapat mendalami atau mempelajari posisi masalah,serta memberi solusi berdasarkan alat bukti dan keterangan saksi dalam perkara tersebut.

Tim khusus itu, lanjutnya, dapat mendalami dan mempelajari serta memberikan solusi atau masukan berdasarkan alat-alat bukti dan keterangan saksi dalam perkara tersebut.

Dikatakan, kekalahan pada upaya hukum tingkat pertama di Pengadilan Negeri (PN) Kupang dan upaya hukum tingkat kedua di Pengadilan Tinggi (PT) Kupang menjadi sebuah tamparan keras bagi Undana.

"Kita tidak boleh main-main dengan masalah hukum ini karena hukum itu tegak lurus dari atas sampai ke bawah. Kita tidak ingin ribuan mahasiswa dari berbagai daerah di NTT menjadi korban hanya karena Undana kurang menangani masalah ini," tegasnya.

Halaman
12
Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved