Breaking News:

Gara-gara 2 Menteri Ini, Acara Family Gathering Presiden Jokowi di Bogor Penuh Tawa

Gara-gara 2 Menteri Ini, Acara Family Gathering Presiden Jokowi di Bogor Penuh Tawa

Editor: Kanis Jehola
KOMPAS.com/RAKHMAT NUR HAKIM
Family Gathering Kabinet Kerja bersama Presiden Joko Widodo di Istana Bogor 

Gara-gara 2 Menteri Ini, Acara Family Gathering Presiden Jokowi di Bogor Penuh Tawa

POS-KUPANG.COM | BOGOR - Acara family gathering Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla beserta para menteri Kabinet Kerja diisi dengan berbagai lomba peringatan hari kemerdekaan RI.

Salah satu lomba yang menarik perhatian ialah lomba makan kerupuk yang diikuti para menteri.

DPRD NTT Pastikan Tahun 2020, Fisik Jembatan Waima Lembata Mulai Dikerjakan

Para menteri yang ikut berlomba makan kerupuk di babak pertama ialah Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.

Beberapa menteri tampak kesulitan menghabiskan kerupuk yang bergelantungan. Mereka yang kesulitan menghabiskan kerupuknya ialah Yasonna dan Sri Mulyani.

Kedutaan Besar RI Pulangkan Dua Jenazah Mahasiswa Indonesia yang Tenggelam di Sungai Nil

Beberapa menteri lain yang belum tiba gilirannya berlomba menyemangati Yasonna agar segera menghabiskan kerupuknya. Para menteri tertawa melihat tingkah rekan mereka satu sama lain.

Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla menggelar family gathering bersama para menteri di Kabinet Kerja.

Acara berlangsung di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Minggu (4/8/2019). Para menteri dan anggota Kabinet Kerja turut mengajak anggota keluarga mereka.

Family gathering tersebut diawali dengan senam pagi bersama. Sebelum senam dimulai, beberapa menteri berkeliling kompleks Istana Bogor bersama anggota keluarga.

Menteri Keuangan Sri Mulyani tampak berkeliling kompleks Istana Bogor bersama anggota keluarganya. Sesekali mereka berfoto dengan latar sejumlah bangunan yang menarik dijadikan objek foto.

Ada pula Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan yang juga berkeliling menikmati sejuknya Istana Bogor bersama keluarga.

Usai berkeliling, Luhut dan keluarga menikmati sarapan di tengah-tengah taman. (Kompas.com/Rakhmat Nur Hakim)

Ini Daftar Nama Menteri Kabinet Jokowi-JK Di-reshuffle di Periode 2014-2019, Siapa Terdepak?

Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) tengah menyiapkan sejumlah nama yang akan masuk dalam menteri kabinet periode 2019-2024.

Jokowi pun mengaku telah mengantongi sejumlah nama dalam pemilihan Kabinet Menteri Jilid II periode 2019-2024.

Hal ini juga memungkinkan menteri kabinet di periode sebelumnya, 2014-2019 akan tetap dipertahankan.

Namun sebelumnya, menjelang pelantikan Jokowi dan wakil presiden terpilih Ma'ruf Amin pada Oktober 2019 mendatang, ada beberapa kemungkinan Jokowi memutuskan merombak kabinet saat ini, dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Sabtu (11/5/2019).

Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi menuturkan faktor utama seorang menteri dicopot untuk dig

Selain itu, karena menteri tersebut terjerat persoalan hukum.

Melihat reshuffle atau perombakan kabinet bisa dilakukan kapan saja, berikut reshuffle kabinet yang pernah dilakukan Jokowi di masa periode I.

Diketahui Jokowi pernah empat kali melakukan reshuffle kabinetnya, dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Sabtu (18/8/2018).

Reshuffle I

Reshuffle pertama dilakukan saat pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla berjalan 10 bulan, tepatnya pada Rabu, 12 Agustus 2015. (

Saat itu, terdapat 4 posisi menteri dan jabatan lain di kabinet yang mengalami perubahan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian
Darmin Nasution didapuk sebagai Menko Bidang Perekonomian yang sebelumnya diduduki oleh Sofyan Djalil.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional
Sofyan Djalil, yang sebelumnya menjabat Menko Bidang Perekonomian, menggantikan Menteri PPN/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya

Posisi Menko Bidang Kemaritiman yang sebelumnya dijabat oleh Indroyono Susilo digantikan oleh Rizal Ramli.

Ekonom Rizal Ramli berbincang dengan awak Tribunnews.com terkait perkembangan ekonomi Indonesia terbaru di Kantor Redaksi Tribun Network, di Palmerah, Jakarta, Rabu (6/2/2019). (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan HAM
Jokowi melantik Luhut Binsar Panjaitan sebagai Menko Polhukam, menggantikan Tedjo Edhy Purdijatno.

Sebelum menjadi Menko Polhukam, Luhut menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan.

Jabatan ini lalu diisi oleh Teten Masduki.

Menteri Perdagangan
Jokowi mencopot Rachmat Gobel dari posisi Menteri Perdagangan dan menggantikannya dengan Thomas Lembong.

Sekretaris Kabinet
Jokowi mengangkat Pramono Anung sebagai Sekretaris Kabinet menggantikan Andi Widjajanto.

Reshuffle II

Pada 27 Juli 2016, Presiden Jokowi kembali melakukan perombakan kabinet.

Ada pergantian pada posisi 13 menteri dan satu badan.

Menteri Perhubungan
Ignasius Jonan turun dari jabatannya dan posisi Menhub digantikan oleh Budi Karya Sumadi.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional

Sofyan Djalil di-reshuffle digantikan oleh Bambang Brodjonegoro yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Keuangan.

Menteri Keuangan
Posisi Bambang Brodjonegoro sebagai Menteri Keuangan digantikan oleh Sri Mulyani Indrawati hingga saat ini.

Sri Mulyani kunjungi Bandara Soekarno Hatta (Twitter @kemenkeuRI)
Menteri Perindustrian
Airlangga Hartarto menggantikan posisi Saleh Husin sebagai Menteri Perindustrian.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Mendikbud yang sebelumnya dijabat oleh Anies Baswedan digantikan oleh Prof. Muhajir.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi
Eko Putro Sanjojo menjadi Menteri Desa dan PDTT menggantikan Marwan Jafar.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, Reformasi, dan Birokrasi
Posisi Yuddy Chrisnadi sebagai Menteri PAN-RB digantikan oleh Asman Abnur.

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan HAM
Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan dipindahtugaskan menjadi Menko Kemaritiman dan posisinya sebagai Menko Polhukam digantikan oleh Wiranto.

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Sumber Daya

Posisi Rizal Ramli sebagai Menko Kemaritiman digantikan oleh Luhut Binsar Pandjaitan.

Menteri Perdagangan
Enggartiasto Lukita diberikan amanat sebagai Menteri Perdagangan menggantikan Thomas Lembong yang dirotasi menjadi kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)
Thomas Lembong menjabat Kepala BKPM menggantikan Franky Sibarani yang ketika itu ditugaskan sebagai Wakil Menteri Perindustrian.

Wakil Menteri Perindustrian

Franky Sibarani menjabat sebagai Wakil Menteri Perindustrian berdasarkan keputusan Presiden.

Reshuffle III

Reshuffle ketiga dilakukan Jokowi pada 17 Januari 2018.

Hanya satu kementerian yang mengalami perubahan ditambah dengan beberapa lembaga pemerintahan non-struktural.

Menteri Sosial
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengundurkan diri karena mengikuti Pilkada Jawa Timur dan digantikan oleh Sekjen Partai Golkar Idrus Marham.

Kepala Staf kepresidenan
Posisi Teten Masduki sebagai Kepala Staf Kepresidenan digantikan oleh Moeldoko.

Teten ditugaskan sebagai Koordinator Staf Khusus Presiden.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko memberikan kuliah umum pada acara Syndicate Lecture - Seri 72 Tahun TNI Para Syndicate di Jakarta, Rabu (4/10/2017). Kuliah umum Jendral (Purn) Moeldoko dengan tema 'membaca Indonesia: TNI dan Politik Negara' untuk memperingati HUT ke-72 TNI. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)
Reshuffle IV

Reshuffle IV dilakukan pada 15 Agustus 2018.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
Asman Abnur, digantikan oleh Syafruddin yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Polri.  (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Saat Para Menteri Lomba Makan Kerupuk "Family Gathering" di Istana Bogor",

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved