Fakta Pembunuhan Istri Pendeta di Medan, Pelaku Pura-pura Jadi Wartawan, Ini Kronologinya

Polisi terpaksa menembak kaki DM (40), pelaku pembunuhan istri pendeta, Erawati Br Siagian (56), karena melawan petugas saat hendak ditangkap.

Fakta Pembunuhan Istri Pendeta di Medan, Pelaku Pura-pura Jadi Wartawan,  Ini Kronologinya
KOMPAS.com
Ilustrasi jenazah 

POS KUPANG.COM - - Polisi terpaksa menembak kaki DM (40), pelaku pembunuhan istri pendeta, Erawati Br Siagian (56), karena melawan petugas saat hendak ditangkap.

Pembunuhan yang diduga dilatarbelakangi oleh masalah utang piutang itu membuat gempar warga sekitar rumah kontrakan korban di Jalan Abadi, No 50 A, Tanjung Rejo, Medan Sunggal, Medan.

Berdasar keterangan polisi, DM sempat mengaku sebagai wartawan saat hendak ditangkap aparat kepolisian.

Berikut ini fakta lengkapnya:

1. Kronologi pembunuhan versi polisi

Kanit Reskrim Polsek Sunggal Iptu Syarif Ginting menjelaskan, aksi pembunuhan Erawati diduga kuat karena masalah utang piutang.

Berdasarkan pengakuan DM ke polisi, dirinya memiliki sejumlah utang kepada Erawati.

"Pelaku inisial DM (40). Jadi motif pelaku membunuh korban dikarenakan hutang piutang," kata Syarif via telepon seluler, Senin (29/7/2019).

Ternyata Tersangka Pembunuh Perempuan Alumni IPB Sopir Angkutan Umum, Ini Kronologi

Ini Daftar Susunan Nama Pemain Persib Bandung vs Barito Putera,  Ezechiel dan Bojan Ujung Tombak

"Korban ini rentenir, dia ngasih-ngasih pinjam uang sama orang berbunga. Pelaku ada meminjam uang sekitar Rp 40 juta dan sisa tinggal Rp 23 juta," sambungnya.

Syarif menuturkan, karena sisa hutang tak kunjung dibayar sama pelaku, korban lalu mengancam pelaku akan memberitahukan kepada mertuanya, bahwa dia (pelaku) memiliki hutang.

Halaman
1234
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved