Dua Kali Dinas Pertanian Malaka Distribusikan Bawang Merah RPM kepada Petani, Ini Jumlahnya

Dua kali Dinas Pertanian Malaka distribusikan bawang merah RPM kepada petani, ini jumlahnya

Dua Kali Dinas Pertanian Malaka Distribusikan Bawang Merah RPM kepada Petani, Ini Jumlahnya
Pos Kupang/Dion Kota
Hasil panen bawang RPM, Warga Desa Oan Mane sedang disimpan di rumah anggota kelompok 

Dua kali Dinas Pertanian Malaka distribusikan bawang merah RPM kepada petani, ini jumlahnya

POS-KUPANG. COM | BETUN - Benih bawang merah Program Revolusi Pertanian Malaka ( RPM) sudah selesai didistribusikan ke kelompok tani budidaya bawang merah, Kamis (1/8/2019).

Benih bawang merah yang didroping tahap pertama sebanyak 69 ton sudah ditanam oleh petani yang tergabung dalam kelompok tani budidaya bawang merah RPM.

UPT PPKAD Nagekeo Rutin Sosialisasi Sadar Pajak, Fransiskus: Ini yang Harus Dipahami Masyarakat

Sedangkan benih bawang merah yang didroping tahap kedua sebanyak 81 ton sudah diterima petani dan siap untuk ditanam. Penanaman bawang merah tetap diawasi dan didampingi para PPL dan Tim Pakar RPM.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Malaka, Yustinus Nahak mengatakan hal itu kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (2/8/2019).

Pernikahan Tukang Bubur Viral di Medsos, Seserahan Diarak, Ini Maksud Sang Ayah

Menurut Yustinus, pendropingan pertama benih bawang merah sebanyak 69 ton sudah dilakukan penanaman oleh petani . Sementara untuk pendropingan kedua sebanyak 81 ton sementara dilakukan penanaman. Diharapkan kepada petani yang sudah mempersiapkan lahan dengan baik agar segera menanam bawang merah yang sudah diterima dari pemerintah.

Yustinus mengatakan, petani yang melakukan budidaya bawang merah RPM tersebar di tiga kecamatan yaitu, Kecamatan Malaka Barat, Kecamatan Weliman dan Kecamatan Malaka Tengah dengan target luas lahan mencapai 150 hektare.

Kabid Hortikultura Dinas TPHP Kabupaten Malaka, Yosef Klau Berek mengatakan, pendropingan benih bawang tahap pertama sebanyak 69 ton sudah didistribusikan kepada 14 kelompok tani.

Sementara pendropingan tahap kedua dilakukan sejak Kamis (1/8/2019) sebanyak 81 ton dan didistribusikan kepada 16 kelompok tani (poktan).

Sebelumnya, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Kabupaten Malaka Ir. Yustinus Nahak kepada Pos Kupang. Com, mengatakan, bawang merah merupakan satu dari delapan komoditi unggulan Program Revolusi Pertanian Malaka (RPM) yang mulai dikembangkan pada masa kepemimpinan Bupati Stefanus Bria Seran.

Pengembangan bawang merah ini terus dilakukan setiap tahun sejak tahun 2017. Hasil komoditi bawang merah Malaka selain memenuhi kebutuhan masyarakat di Malaka juga dipasarkan ke luar daerah. Kemudian, produksi bawang merah yang kian meningkat itu telah menekan gejolak tingginya harga bawang di pasaran.

Tahu 2019, Pemerintah Kabupaten Malaka melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DPHP) menargetkan penanaman bawang merah seluas 150 hektare. Sedangakan intervensi dari dana APBN 50 hektare.

Luas areal pengembangan bawang merah ini tersebar di tiga Kecamatan, yakni Kecamatan Malaka Barat, Kecamatan Weliman dan Kecamatan Malaka Tengah. Ketiga kecamatan ini merupakan daerah yang sudah eksisting penanaman bawang merah di Malaka sejak Program RPM dilaksanakan.

Menurut Yustinus, Pemerintah Kabupaten Malaka telah menganggarkan dana dalam APBD II tahun 2019 sebesar Rp 8,3 M untuk melaksanakan kegiatan budidaya bawang merah di Kabupaten Malaka tahun 2019. Dana tersebut diperuntukan bagi pengadaan benih bawang merah sebanyak 150 ton. Diperkirakan 1 ton bawang merah bisa memenuhi kebutuhan satu haktare. Perhitungan ekonomisnya, produksi bawang merah dari 150 hektare itu bisa mencapai dua ribu lebih ton. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved