Theo Widodo Apresiasi Peserta Hasher, Pan Indo Hash Tingkat Asia Diusulkan di NTT

Ketua Panitia Pan Indo Hash ke-35 tahun 2019, Theo Widodo memberi apresiasi kepada Hasher sebutan bagi peserta Pan Indo Hash.

POS-KUPANG.COM/ LAUS MARKUS GOTI
Ketua panitia Pan Indo Hash, Theo Widodo menyerahkan bingkisan kepada salah seorang Hasher di Fatuleu, Kabupaten Kupang, Jumat (282019) menyerahkan bingkisan kepada salah seorang Hasher di Fatuleu, Kabupaten Kupang, Jumat (282019) ketua panitia Pan Indo Hash menyerahkan bingkisan kepada salah seorang Hasher di Fatuleu, Kabupaten Kupang, Jumat (282019) 

Theo Widodo Apresiasi Peserta Hasher, Pan Indo Hash Tingkat Asia Diusulkan di NTT

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Ketua Panitia Pan Indo Hash ke-35 tahun 2019, Theo Widodo memberi Apresiasi kepada hasher sebutan bagi peserta Pan Indo Hash.

Menurutnya, hasher aktif dan semangat mengikuti rangkaian kegiatan Pan Indo Hash di NTT, khususnya di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang.

Hal itu disampaikan Theo Widodo dalam Diner Party, puncak kegiatan Pan Indo Hash di Restoran Timor Raya Kota Kupang, Sabtu (3/8/2019) malam.

Ia mengungkap, panitia telah bekerja keras selama Pan Indo Hash yang berlangsung selama tiga hari, 1-3 Agustus 2019. "Kami total memberikan diri secara total untuk memberikan yang terbaik bagi kita semua," ungkapnya.

Pada malam puncak itu, Theo Widodo menyerahkan cinderamata kepada perwakilan Pan Indo Hash dari masing-masing provinsi. Ia mengatakan, segala hal yang baik yang ditemui di NTT dibawa pulang dan apa yang kurang berkenan tinggalkan di NTT.

Pada malam itu, diadakan Show Band, Pentas Seni - Budaya. Sekaligus pelepasan oleh Wakil Walikota Kupang, Herman Man. Para hasher mulai besok akan kembali ke daerah mereka masing-masing.

Dalam sambutannya Herman Man mengucap terima kasih kepada para hasher dan panitia karena sukses menyelanggarakan Pan Indo Hash di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang.

Menurutnya, momen langka tersebut bisa memberikan dampak positif bagi pengembangan pariwisata di NTT, khusunya di Kota Kupang.

Suami Sarwendah, Ruben Onsu Jadikan Anak NTT Betrand Peto sebagai Anak Pertama

Diwawancarai POS-KUPANG.COM, Theo Widodo mengatakan, sejumlah hasher dari luar NTT, menilai pelaksanaan Pan Indo Hash di NTT sangat bagus dan berjalan lancar. Oleh karena itu, lanjutnya sejumlah hasher mengusulkan agar Pan Indo Hash tingkat Asia diadakan di NTT.

"Soal kapan, memang belum bisa dipastikan. Ini tentu harus melewati pertemuan dan diskusi artinya butuh proses dan saya sendiri sangat antuasias kalau itu bisa direalisasikan," ungkapnya.

Menurutnya, dari pengamatan dan percakapannya dengan para hasher, banyak yang tertarik dengan NTT dan bahkan berniat datang lagi ke NTT dan berinventasi.

"Jadi itu yang saya dengar sendiri dan saya pantau. Keberhasilan kita dalam Pan Indo Hash ini tentu berkat dukungan dari banyak pihak, dalam hal ini Pemerintah, masyarakat dan semua yang terlibat di dalamnya," ungkap Theo Widodo.

Ali Akbar Pukau Ruben Onsu, Nita Thalia, Vega Darwanti hingga Fitri Karlina di DGoyang MNCTV

Theo Widodo juga memberikan ucapan terima kasih khusus bagi Charles Pitoby yang sejak 30 tahun lalu mengembangkan Hash di NTT dan mimpinya terwujud Pan Indo Hash bisa dilaksanakan di NTT.(*)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved