Terkait Tax Amnesty Pemprov NTT, Ini Komentar Akademisi UKAW Kupang

tax amnesti memiliki tujuan untuk membenahi basis pajak saat ini sehingga di waktu akan datang dapat dipungut.

Terkait Tax Amnesty Pemprov NTT, Ini Komentar Akademisi UKAW Kupang
ISTIMEWA
Dr. Frits O Fanggidae, M.Si, MEP

Terkait Tax Amnesty Pemprov NTT, Ini Komentar Akademisi UKAW Kupang

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Pemerintah Provinsi NTT mengeluarkan kebijakan tax amnesty dalam rangka menghapus denda pajak kendaraan dan penghapusan biaya balik nama kendaraan plat luar daerah dan kendaraan umum berbadan hukum.

Kebijakan pemberian keringanan dan pembebasan pajak untuk rakyat NTT 2019 ini dituangkan dalam Peraturan Gubernur nomor 63 tahun 2019 itu berlaku mulai 1 Agustus 2019 hingga 31 Oktober 2019.

Menyikapi hal ini, akademisi dari Fakultas Ekonomi Universitas Artha Wacana (UKAW) Kupang, Dr. Frits O. Fanggidae saat dihubungi per telepon pada Jumat (2/8/2019) malam memberikan komentar.

Menurutnya, tax amnesti memiliki tujuan untuk membenahi basis pajak saat ini sehingga di waktu akan datang dapat dipungut.

Saat pemberlakuan kebijakan ini, maka para wajib pajak akan membayar pajak yang ditanggungnya dan akan terdaftar.

"Itu berarti basis pajaknya bertambah banyak sehingga tahun depan bisa dipungut lebih banyak lagi. Jadi hilang 11 milyar sekarang tapi akan dapat 30 milyar. Intinya untuk membenahi basis pajak supaya pemerintah bisa pungut lebih banyak," jelasnya diujung telepon seluler.

Menurutnya, gubernur dalam pemerintahan sebelumnya diakui tidak mengambil kebijakan yang dinilai merupakan tindakan yang normal dalam penanganan pajak.

"Hanya dulu-dulu (gubernur NTT sebelumnya) tidak ada yang mengambil langkah ini, toh menteri keuangan pernah mengambil langkah ini. Tidak ada yang salah. Ini merupakan langkah normal dalam perpajakan kita.

Saat ditanya apa langkah selanjutnya yang harus dilakukan Pemprov NTT, Frits menjelaskan, harus dilakukan pengaturan yang lebih baik dari segi administrasi sistem perpajakan dan pendataan basis pajak.

Halaman
12
Penulis: Gecio Viana
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved