Pelajar SMA Pelaku Pencabulan Siswi SMP di Kupang Hanya Dikenakan Wajib Lapor? Ini Alasan Polisi

OST (17), pelajar yang mencabuli siswi SMP, MFMM (14) hingga hamil di Kupang hanya dikenakan wajib lapor. Ternyata ini alasan polisi

Pelajar SMA Pelaku Pencabulan Siswi SMP di Kupang Hanya Dikenakan Wajib Lapor? Ini Alasan Polisi
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Boby Jacob Mooynafe 

Pelajar SMA Pelaku Pencabulan Siswi SMP di Kupang Hanya Dikenakan Wajib Lapor? Ini Alasan Polisi

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM | KUPANG - OST (17), Pelajar SMA yang mencabuli siswi SMP, MFMM (14) hingga hamil di Kupang hanya dikenakan wajib lapor.

Polisi beralasan memberi kesempatan kepada pelaku tersebut untuk menyelesaikan pendidikannya.

Pelaku mencabuli korban sebanyak dua kali pada tahun 2018 lalu dan korban juga telah melahirkan seorang bayi yang saat ini telah berumur sekitar 4 minggu.

Terhadap pelaku, diharuskan untuk melakukan wajib lapor sebanyak dua kali dalam seminggu yakni pada setiap hari Senin dan Kamis setiap minggunya.

Demikian disampaikan Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Bobby Jacob Mooynafi, SH M.Hum didampingi Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Kupang Kota pada Sabtu (3/8/2019).

"Dua kali dalam satu minggu harus wajib lapor. (OST) sudah membuat surat pernyataan didampingi orangtuanya," ungkapnya.

Hukuman wajib lapor diberikan atas jaminan orangtua pelaku dan memberikan kesempatan kepada OST untuk menyelesaikan pendidikannya.

Nikita Mirzani Sindir Barbie Kumalasari Abis Nelan Kalajengking,Hotman Paris:Bandingkan Tata Janeeta

Diberitakan sebelumnya, Tim Buru Sergap (Buser) Satuan Reskrim Polres Kupang Kota mengamankan pelaku Pencabulan siswi SMA di Kota Kupang, Jumat (2/8/2019).

Halaman
1234
Penulis: Gecio Viana
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved