57.796 Peserta BPJS Kesehatan Cabang Ende Yang Dinonaktifkan, Ini Alasannya

Sebanyak 57.796 peserta BPJS Kesehatan Cabang Ende yang dibiayai dari APBN dinonaktifkan BPJS Kesehatan Cabang Ende. Ada apa ya?

57.796 Peserta BPJS Kesehatan Cabang Ende Yang Dinonaktifkan, Ini Alasannya
POS-KUPANG.COM/ Romualdus pius
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ende,Indira Azis Rumalutur 

57.796 Peserta BPJS Kesehatan Cabang Ende Yang Dinonaktifkan, Ini Alasannya

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM | ENDE- Sebanyak 57.796 peserta BPJS Kesehatan Cabang Ende yang dibiayai dari APBN atau yang dikenal dengan nama peserta peserta peneriman bantuan iuran (PBI) meliputi Kabupaten Ende, Nagekeo, Ngada, Manggarai Timur dan Manggarai Barat serta Manggarai yang dinonaktifkan berdasarkan SK Menteri Sosial No 99 tahun 2019.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ende, Indira Azis Rumalutur mengatakan hal itu kepada Pos Kupang.Com, Jumat (2/8/2019) di Ende.

Para peserta BPJS yang non aktif tersebut dikarenakan data yang tidak valid sesuai dengan data dari Kementrian Sosial maupun NIK yang juga tidak valid juga ada yang telah pindah menjadi peserta BPJS Kesehatan secara mandiri atau BPJS Mandiri.

Meskipun ada yang non aktif ujar Indira namun ada juga peserta baru sebanyak 77.428 orang atau jiwa.

Ini Jumlah Peserta JKN-KIS dan Tunggakan Iuran Kepesertaan di BPJS Kesehatan Cabang Waingapu

“Artinya antara yang non aktif dan yang masuk baru lebih banyak yang masuk baru,”kata Indira.
Kepada para peserta yang telah non aktif itu ujar Indira diharapkan kepada pemerintah setempat untuk melakukan pendataan ulang agar mereka bisa masuk di Jamkesda atau yang didanai oleh APBD masing-masing kabupaten sehingga mereka bisa mendapatkan pelayanan kesehatan secara memadai,"ujar Indira.

Mengenai tunggakan, Indira mengatakan tunggakan BPJS Kesehatan di Cabang Ende yang meliputi 6 kabupaten terdiri dari Kabupaten Ende, Nagekeo, Ngada, Manggarai Timur dan Manggarai serta Manggarai Barat mencapai Rp 11 Miliar. Tunggakan tersebut ada pada pemegang kartu BPJS Kesehatan Mandiri.

Indira mengatakan bahwa tunggakan yang ada pada umumnya oleh para pemegang kartu BPJS Kesehatan Mandiri yang mana bersangkutan secara mandiri membayar iuran tanpa melalui perusahaan atau lembaga yang bersangkutan bekerja.

Wapres Kalla: Pemerintah Sepakati Usulan Kenaikan Premi BPJS Kesehatan, Berapa Besarannya?

Terhadap para pemegang kartu BPJS yang menunggak ujar Indira pihaknya memang telah melakukan penagihan baik lewat telepon juga SMS maupun agen-agen BPJS Kesehatan yang ada di masing-masing kabupaten.

Halaman
12
Penulis: Romualdus Pius
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved