NTT Duduki Urutan Ketiga Indeks Demokrasi Indonesia

aspek kebebasan sipil, aspek hak-hak politik dan aspek lembaga demokrasi menunjukkan tren yang berbeda.

NTT Duduki Urutan Ketiga Indeks Demokrasi Indonesia
POS-KUPANG.COM / AMBUGA LAMAWURAN
Kepala BPS NTT, Maritje Pattiwaellapia. Gambar diambil pada Senin (1/4/2019). 

NTT Duduki Urutan Ketiga Indeks Demokrasi Indonesia

POS-KUPANG. COM | KUPANG -- Dinamika 10 tahun capaian demokrasi di NTT dalam perspektif ini pada akhirnya membawa demokrasi IDI NTT pada klasifikasi indeks "baik".

Angka ini menunjukkan bahwa sejak tahun 2009 hingga 2018, capaian tingkat demokrasi di Nusa Tenggara Timur terlihat berfluktuasi dalam rentang klasifikasi "sedang" dan "baik" pada periode tahun 2009-2018, angka IDI berfluktuasi dalam rentang kelas klasifikasi "sedang", kecuali tahun 2016 dan 2018 IDI NTT telah mencapai klasifikasi "baik".

Klasifikasi tingkat demokrasi dikelompokkan menjadi tiga kategori yakni "baik" ( indeks lebih dari 80 ) "sedang" ( indeks 60-80) dan "buruk" (indeks kurang dari 60).

Berarti selama 10 tahun capaian demokrasi di provinsi Nusa Tenggara Timur sangat dinamis dan tidak pernah berada dalam kategori buruk.

Demikiam disampaikan Kepala BPS NTT Ny Martije Pattiwaellapia, dalam Jumpa Pers Bulanan, Kamis (1/8/2019).

Ia menyampaikan fluktuasi nilai Indeks IDI sebagai sebuah alat untuk mengukur perkembanhan demokrasi memang dirancang untuk sensitif terhadap naik-turunnya kondisi demokrasi. Karena IDI disusun berdasarkan Evidence Based(kejadian) sehingga potret syang dihasilkan ini merupakan refleksi realitas yang terjadi.

Ia menjelaskan angka IDI di NTT tahun 2018 merupakan indeks komposit yang disusun dari skor beberapa aspek yakni aspek kebebasan sipil sebesar 94,00, aspek hak-hak politik 71,85 dan aspek lembaga demokrasi sebesar 84,28. Dinamika tingkat demokrasi di Nusa Tenggara Timur juga tercermin dari ketiga aspek pembentuk IDI.

Sejak tahun 2009 hingga 2018, lanjutnya, aspek kebebasan sipil, aspek hak-hak politik dan aspek lembaga demokrasi menunjukkan tren yang berbeda.

Aspek kebebasan sipil menunjukkan nilai indeks selalu lebih tinggi di atas kedua aspek lainnya. Aspek kebebasan sipil selalu berada pada kategori "baik" selama periode tahun 2009 sampai 2018, kecuali pada tahun 2017 berada pada kategori "sedang" dengan capaian indeks 79,69 poin.

Halaman
12
Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved