Waket DPRD Kupang Temukan Kejanggalan Penetapan SK Tenaga Kontrak

-Wakil Ketua waket) DPRD Kabupaten Kupang, Johanis Mase menemukan kejanggalan dalam hal penetapan SK tenaga kontrak

Waket DPRD Kupang Temukan Kejanggalan Penetapan SK Tenaga Kontrak
POS KUPANG/EDY HAYONG
Para tenaga kontrak pada RSUD Naibonat ketika berdialog dengan Waket DPRD Kabupaten Kupang, Johanis Mase. 

Waket DPRD Kupang Temukan Kejanggalan Penetapan SK Tenaga Kontrak

POS KUPANG.COM I OELAMASI--Wakil Ketua waket) DPRD Kabupaten Kupang, Johanis Mase menemukan kejanggalan dalam hal penetapan SK tenaga kontrak tahun 2019.

Pasalnya, tenaga kontrak yang namanya tidak ada justru mereka yang selama ini sudah bekerja secara baik dan bahkan sementara disekolahkan menggunakan dana APBD. Namun anehnya nama mereka tidak ada dalam SK tahun 2019.

Johanis Mase yang juga politisi PDIP ini kepada Wartawan, Rabu (31/7/2019) menuturkan, terkait penetapan SK tenaga kontrak yang diduga amburadul, dirinya  kembali didatangi puluhan tenaga kontrak dari instansi asal RSUD Naibonat. Dimana nama mereka tidak tercantum dalam SK kontrak Tahun 2019.

Menurutnya,  kehadiran para  tenaga kontrak ini menambah deretan jumlah tenaga kontrak di Kabupaten Kupang yang namanya tidak diakomodir di tahun 2019. Kebanyakan terjadi  kesalahan penetapan tenaga kontrak karena tenaga kontrak yang namanya tidak ada, justru mereka yang selama ini sudah bekerja secara baik.

"Bahkan yang aneh, tenaga kontrak yang sementara disekolahkan menggunakan dana APBD nama mereka tidak ada dalam SK tahun 2019," kata Anis.

Padahal,  menurutnya, sesuai dengan kesepakatan bersama bupati , yang diberhentikan adalah mereka yang malas dan tidak produktif di tahun sebelumnya.

Oleh karena itu dirinya berjanji untuk menemui bupati Kupang dan Wakil Bupati Kupang untuk bisa mengakomodir nama-nama tenaga kerja yang sudah bekerja baik untuk melayani pembangunan di Kabupaten Kupang.

Dirinya menyakini  jika sebagai bupati yang selama ini sudah membangun hubungan antara pemerintah dan Dewan,  akan menindak lanjuti tenaga kontrak yang namanya hilang untuk dimasukan kembali pada tahun 2019, selambat-lambatnya sebelum sidang perubahan.

"Jika tidak diakomodir maka kita akan potong  semua anggaran yang dimasukan untuk mengakomodir nama baru para tenaga kontrak yang baru. Karena mereka belum layak untuk dimasukan," tegas Anis.

Anis menerangkan pula bahwa  ada tenaga kontrak yang selama ini tidak pernah bekerja namun tiba - tiba muncul di SK kontrak.

Jamu Kunyit Asam Baik Untu Turunkan Berat Badan hingga Kurangi Risiko Kanker

Ramalan Zodiak Bulanan Agustus 2019, Aries Cinta Sedang Mekar, Keungan Leo Cerah

Padahal sesuai informasi yang dihimpunnya  ada tenaga kontrak yang baru saja lapor namanya namun sudah diakomodir.

Ditambahkannya,  apabila kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati saat ini adalah pemimpin yang bijaksana,  pasti akan memasukan nama tenaga kontrak yang sudah bekerja bertahun tahun  namanya hilang dan diganti dengan tenaga baru yang belum layak diangkat menjadi tenaga kontrak di tahun 2019.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved