Pelanggaran dan Kecelakaan Lalu Lintas Menurun, Dirlantas Polda NTT Apresiasi Masyarakat NTT

Secara bersyukur, terima kasih banyak kepada masyarakat yang telah bersama sama menciptakan kondisi ini

Pelanggaran dan Kecelakaan Lalu Lintas  Menurun, Dirlantas Polda NTT Apresiasi Masyarakat NTT
istimewa
Kombes Pol Pringadhi Supardjan. 

Pelanggaran dan Kecelakaan Lalu Lintas  Menurun, Dirlantas Polda NTT Apresiasi Masyarakat 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Direktorat Lalu Lintas Polda NTT mengapresiasi masyarakat atas menurunnya tingkat pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dalam dua operasi keselamatan pada tahun 2019. Pasalnya, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, penurunan tingkat pelanggaran dan kecelakaan ini cukup signifikan. 

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda NTT Kombes Pol Pringadhi Suparjan kepada POS-KUPANG.COM pada Kamis (1/8/2019) di Direktorat Lalu Lintas Polda NTT, jalan Soekarno Kecamatan Kota Raja Kupang. 

"Secara bersyukur, terima kasih banyak kepada masyarakat yang telah bersama sama menciptakan kondisi ini," katanya. 

Ia mengingatkan kepada masyarakat khususnya kepada para pengendara dan pemilik kendaraan bermotor agar terus meningkatkan kesadaran untuk menjaga keselamatan dalam berlalu lintas. Kesadaran tersebut dikatakannya harus menjadi kesadaran personal dan bukan karena adanya penindakan oleh pihak kepolisian.

"Harapannya ke depan jangan hanya karena ada penindakan baru ingat aturan. Masyarakat harus menjadi polisi bagi diri karena kesadaran berlalu lintas itu bukan untuk siapa siapa tetapi untuk diri sendiri," katanya. 

Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan semester pertama tahun 2019 Polda NTT, pelaksanaan operasi Keselamatan Turangga dan Operasi Ketupat Turangga tahun 2019, terjadi penurunan jumlah pelanggaran lalu lintas di wilayah hukum Polda NTT

Pada pelaksanaan operasi Keselamatan Turangga yang berlangsung sejak 29 April 2019 hingga 12 Mei 2019, penindakan tilang untuk pelanggaran lalu lintas mengalami penurunan sebanyak 31 kasus atau sebesar 2,82%, sedang  teguran untuk pelanggaran lalu lintas meningkat 2 kasus atau sebesar 0,08%

Jika dirinci, jumlah tilang pada semester pertama 2019 sebanyak 1.068 penindakan jika dibanding operasi yang sama pada 2018 sebanyak 1.099 penindakan. Demikian pula untuk jumlah teguran, pada semester pertama 2019 sebanyak 2.642 teguran dibanding pada tahun 2018 sebanyak 2.640 teguran. 

Untuk kecelakaan lalu lintas pada operasi keselamatan turangga 2019 terdapat 60 kejadian dengan korban meninggal sebanyak 9 orang, luka berat sebanyak 19 orang dan luka ringan sebanyak 84 orang dengan kerugian material mencapai Rp 99.750.000. 

Sedangkan pada pelaksanaan operasi Ketupat Turangga yang berlangsung pada 29 Mei 2019 hingga 10 Juni 2019, jumlah teguran meningkat sedang jumlah tilang mengalami penurunan.

Pada operasi Ketupat Turangga 2019 jumlah tilang sebanyak 295 tindakan dan jumlah teguran sebanyak 1.115 teguran dibanding pada tahun 2018 sebanyak 578 tilang dan teguran sebanyak 456. 

Untuk kecelakaan lalu lintas selama operasi Ketupat Turangga 2019, jumlah kecelakaan mengalami penurunan sebesar 49,33%.

KPU Sumba Timur Gelar Rapat Evaluasi Fasilitasi Kampanye Pemilu Serentak Tahun 2019

Tahun 2020, Kabupaten TTU Akan Diterapkan Samsat Online

Jumlah kecelakaan sebanyak 68 kasua dengan jumlah korban meninggal sebanyak 22 orang, korban luka berat sebanyak 19 orang dan luka ringan sebanyak 118 orang dengan kerugian material mencapai Rp 152.350.000. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong )

Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved