Jefri Riwu Kore Pemkot Kupang Berjuang Atasi Kekurangan Air Bersih, Apa Saja Upayanya?

Pemkot Kupang saat ini masih terus berjuang mengatasi persoalan kekurangan air bersih di Kota Kupang.

Jefri Riwu Kore Pemkot Kupang Berjuang Atasi Kekurangan Air Bersih, Apa Saja Upayanya?
POS KUPANG/LAUS MARKUS GOTI
Walikota Jefri Riwu Kore. 

Jefri Riwu Kore Pemkot Kupang Berjuang Atasi Kekurangan Air Bersih, Apa Saja Upayanya?

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore mengatakan Pemkot Kupang saat ini masih terus berjuang mengatasi persoalan kekurangan air bersih di Kota Kupang.

Hal itu disampaikan Jefri dalam jumpa pers bertajuk 'Ayo Berubah' menyambut dua tahun masa kepemimpinannya bersama Herman Man di Ruang Rapat Garuda Kantor Wali Kota Kupang, Rabu (31/7/2019).

Langkah awal mengatasi kekurangan air bersih sudah dilakukan oleh Jefri bersama Herman Man diawal masa kepemimpinanya dengan menjalin komunikasi dan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kupang.

Alhasil, Kota Kupang yang sebelumnya hanya mampu memasok 80 hingga 90 liter per detik setiap hari bisa naik menjadi 140 liter per detik setiap hari dengan mengelola sumber-sumber air yang tidak dikelola oleh Pemkab Kupang.

Di samping itu, Kabupaten Kupang juga membantu Pemkot Kupang 230 liter per detik setiap hari. Ditambah dengan kekuatan di Kota Kupang 140 liter per detik, maka menjadi 370 liter per detik setiap hari.

Namun, kata Jefri, 370 liter per detik setiap hari masih jauh dari harapan. Pasalnya kebutuhan air bersih di Kota Kupang mencapai sekitar 800 liter detik setiap hari.

Menurutnya, Pemkot Kupang tengah berupaya melakukan optimalisasi sumber-sumber air yang ada. Selain itu Pemkot Kupang tengah melakukan pendekatan dengan Pemerintah Pusat untuk pemberdayaan Kali Dendeng.

"Saat ini Instansi Pengelolaan Air (IPA) yang dibuat oleh Pemerintah Provinsi hanya 10 liter per detik tapi kita akan buat 100 liter per detik setiap hari. Pemkot juga sudah mengusulkan untuk optimalisasi dari Kali Liliba, dengan perkiraan 50 liter per detik setiap hari," ungkapnya.

Jefri menyebut dari optimalisasi tiga sumber yang ada yaitu, Kali Liliba, Kali Dendeng dan Air Sagu 50 liter per detik setiap hari, diperkiran bisa memasok air bersih 200 liter per detik setiap hari.

"Jadi kalau ditambah dengan kakuatan kita saat ini 370 liter per detik setiap hari maka nanti pasokan air bersih kita menjadi 570 liter per detik setiap hari," ungkapnya.

Ia sangat berharap Pemerintah Provinsi NTT bisa memberikan pengelolaan Tilong kepada Pemkot Kupang.

Bupati Malaka Minta Dukungan Kemenkes Untuk Pembangunan Kesehatan

Waket DPRD Kupang Temukan Kejanggalan Penetapan SK Tenaga Kontrak

"Dengan pengelolaan Tilong sebenarnya yang dari 230 liter per setiap hari dari Kabupaten Kupang itu dari pengelolaan air Tilong. Jadi kami optimis dua tahun ke depan bisa ada perubahan," ungkapnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved