Cinta Terlarang Kakak-Adik di Luwu Tak Bisa Diproses Hukum, Polisi Selidiki Dugaan Aborsi

Setelah Cinta Terlarang Kakak-Adik di Luwu Tak Bisa Diproses Hukum, polisi akhirnya masuk dalam kasus itu melalui dugaan tindakan aborsi.

Cinta Terlarang Kakak-Adik di Luwu Tak Bisa Diproses Hukum, Polisi Selidiki Dugaan Aborsi
MUH. AMRAN AMIR S. HUT
polisi selidiki kasus cinta terlarang kakak-adik di Luwu 

Cinta Terlarang Kakak-Adik di Luwu Tak Bisa Diproses Hukum, Polisi Selidiki Dugaan Aborsi

POS-KUPANG.COM- Setelah Cinta Terlarang Kakak-Adik di Luwu Tak Bisa Diproses Hukum, polisi akhirnya masuk dalam kasus itu melalui dugaan tindakan aborsi.

Hubungan cinta terlarang AA (38) dan adiknya BI (30) yang telah berlangsung sejak 2016 tidak bisa dijerat hukum karena tidak ada pasal dalam KUHP yang bisa menjerat keduanya. 

Keduanya hanya bisa menerima sanksi sosial, yakni sekeluarga meninggalkan kampung halamannya. Meski mereka telah meninggalkan rumahnya, namun Polres Luwu tak kehabisan akal.

Bersama dokter Puskesmas Belopa Utara, Kamis (01/08/2019) polisi mencari bukti lain hasil perkawinan sedarah kakak-adik dengan menyelidiki rumah untuk mencari tahu dugaan lain seperti tindakan aborsi.

Wakapolres Luwu, Kompol Abraham Tahalele mengatakan, penyelidikan di rumah pelaku setelah mendengar informasi yang berkembang di masyarakat.

"Polisi melakukan penyelidikan lanjutan guna melakukan pendalaman atas masalah ini, misalnya pakah ada dugaan aborsi dan lainnya,” kata Abraham saat dikonfirmasi di lokasi, Kamis (1/8/2019).

Kwon Nara Diisukan Pacaran dengan Lee Jong Suk, Lantas APa Tanggapan Agensi

Dalam penyelidikan ini, pihak kepolisian memanggil aparat desa setempat agar masyarakat tidak mengambil tindakan sendiri seperti melakukan penyelidikan sendiri yang berujung merusak dan menimbulkan kericuhan.

"Kami mengundang aparat tiga desa di sekitar Desa Lamunre Tengah, dan juga Bupati Luwu untuk bersama menyampaikan imbauan ke masyarakat, agar ke depan tidak terjadi apa yang tidak diinginkan bersama," ucap dia.

Pihak kepolisian telah memasang garis polisi di rumah pelaku agar warga tidak melintas ke dalam rumah.

Di sekitar rumah pelaku, sejumlah warga ikut menyaksikan penyelidikan, bahkan ada yang curiga dengan perbuatan kedua pelaku sebelumnya.

Petaka Terus Diterima Ruben Onsu, Usai Karyawan Geprek Bensu Kesurupan, Ini Musibah Terbaru

Icha, seorang warga mengatakan, di dalam rumah tersebut terdapat dua kuburan. “Orangtua pelaku pernah bercerita kepada keluarga saya bahwa dalam rumah itu terdapat dua kuburan yang diduga janin, namun saat itu  ibu pelaku meminta untuk diam saja atau tidak menceritakan ke tetangga lainnya,” ujar dia.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi Selidiki Dugaan Aborsi di Kasus Cinta Terlarang Kakak-Adik di Luwu", https://regional.kompas.com/read/2019/08/01/14483881/polisi-selidiki-dugaan-aborsi-di-kasus-cinta-terlarang-kakak-adik-di-luwu.
Penulis : Kontributor Kompas TV Luwu Palopo, Amran Amir
Editor : Robertus Belarminus

Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved