Bupati Don Minta Masyarakat Kawal Pembangunan di Nagekeo

Puskesmas Danga yang selama ini melayani masyarakat, akan menjadi bagian dari downtown di Kota Mbay.

Bupati Don Minta Masyarakat Kawal Pembangunan di Nagekeo
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Suasana peletakan batu pertama pembangunan Puskesmas Kota di Penginanga Kelurahan Lape Kota Mbay Kabupaten Nagekeo, Rabu (31/7/2019). 

Bupati Don Minta Masyarakat Kawal Pembangunan di Nagekeo

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Puskesmas Kota di Penginanga Kelurahan Lape Kecamatan Aesesa Kota Mbay Kabupaten Nagekeo, Rabu (31/7/2019).

Sebelum dilakukan peletakan batu diawali dengan pemberkatan batu oleh rohaniwan Katolik yaitu Rd. Aster Lado dilanjutkan dengan seremonial adat atau ritual adat dari tetua adat dan tokoh masyarakat Lape.

Puskesmas Kota Mbay dibangun dengan nilai kontrak Rp. 5.578.130.686, menggunakan dana APBD Kabupaten Nagekeo Tahun Anggaran 2019 dan Penyedia Jasa konstruksi Pembangunan Puskesmas Kota Mbay tersebut adalah CV. Wahyu Utama Karya Kota Kupang dan konsultan pengawasnya adalah CV.Rancang Indah Konsultan.

Bupati yang akrab disapa dr. Don ini mengatakan, tidak ada polemik soal nama Puskesmas. Yang jelas Puskesmas yang dibangun di Penginanga adalah Puskesmas Kota.

Bupati Don menjelaskan ketika Puskesmas Kota dibangun maka daerah disekitar kawasan itu juga akan dengan sendirinya tumbuh atau hidup karena ada berbagai usaha dari sektor jasa dan lainnya.

"Jika Puskesmas Kota ini sudah mulai beroperasi, tentunya di sekitar lokasi ini akan hidup berbagai usaha dan sektor jasa. Saya menghimbau para pemilik lahan di sekitar lokasi ini, terutama masyarakat tiga suku adat yaitu Mbay Dhawe, Lape dan Nataia untuk tidak menjual tanahnya tetapi manfaatkan untuk membangun usaha dan boleh menyewakan tapi tidak boleh menjual," ungkap Bupati Don.

Bupati Don mengaku selain akan dibangun Puskesmas Kota, infrastruktur jalan dan ketersediaan air bersih juga akan diperhatikan dalam waktu dekat. Karena hal tersebut merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi.

"Soal nomenklatur sebagai Puskesmas Kota, saya pastikan bahwa tidak akan jadi persoalan, sebab Lape dan Danga sendiri adalah bagian dari Kota Mbay," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Puskesmas Danga yang selama ini melayani masyarakat, akan menjadi bagian dari downtown di Kota Mbay.

"Lokasi Puskesmas Danga yang sekarang, dalam perencanaan termasuk bagian dari downtown. Di tempat tersebut akan dibangun pasar rakyat dan menjadi pusat ekonomi rakyat," jelasnya.

Ia mengharapkan masyarakat Kabupaten Nagekeo untuk turut mengambil bagian untuk mengawasi pembangunan di Nagekeo khususnya pembangunan Puskesmas Kota tersebut.

"Mari kita awasi bersama supaya bangunan ini tepat waktu dan tepat mutu," ajak Bupati Don.

Wabup Kupang Kagumi Keindahan Taman Bunga Matahari Terbesar di NTT

Ramalan Zodiak Kamis 1 Agustus 2019 : Hati Hati! Ada Yang Jadi Kambing Hitam, Pisces Menikah

Empat Pulau di NTT Berpotensi Terjadi Angin Kencang, Kecepatan 30-50 Km per Jam. Waspada lah!

Pantauan POS-KUPANG.COM, hadir dalam acara peletakan batu pertama tersebut, para tokoh adat Suku Lape, Ketua TP-PKK Kabupaten Nagekeo dr.Yayuk Pawitra Gati, Rd.Aster Lado,Pr, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nagekeo drg.Ellya Dewi, Sekretaris Dinkes Rufus Raga, Camat Aesesa Pius Dhari, A.Md, Lurah Lape Hilarius Tiga, Kabag Humas Setda Nagekeo Gaspar Taka dan undangan lainnya

Acara tersebut berlangsung aman dan lancar hingga usai.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved