BREAKING NEWS:Di Maumere, Janda dan Anak Tempati Tenda Darurat karena Diusir Keluarga Suami

Maria dan seorang anaknya berusia empat tahun menempati tenda ukuran 2x1 meter karena diusir keluarga suaminya.

BREAKING NEWS:Di  Maumere, Janda dan Anak  Tempati  Tenda  Darurat karena Diusir Keluarga Suami
POS-KUPANG.COM/EGINIUS MOA
Maria Nona Ros dengan tenda darurat, Kamis (182019) di Desa Wairkoja, Kecamatan Kewapante,Kabupaten Sikka, Pulau Flores 

Di  Maumere, Janda dan Anak  Tempati  Tenda  Darurat karen Diusir Keluarga Suami

POS-KUPANG.COM | MAUMERE- Miris  kehidupan  baru rumah tangga janda   Maria Nona Ros (39).  Ditinggal mati  suaminya  beberapa tahun  yang lalu, Maria dan seorang anaknya berusia  empat   tahun menempati  tenda  ukuran 2x1  meter. Tenda terbuat   dari  terpal hanya  ukuran satu bale-bale  kecil untuk  merebahkan badan kala malam.

Warga  RT 07/RW 04, Dusun Wairlong, Desa Wairkoja, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka, mengaku   terpaksa   tinggal  di  tenda, karena  tak kuat  tinggal bersama   keluarga suaminya.

“Dari pada ribut terus, lebih baik saya tinggal di sini  dengan anak saya. Ini  tanah  saya jadi  lebih  nyaman biar dengan  tenda,” ujar Maria   Kamis  (1/8/2019).

Untuk penerangan  malam hari, Maria  menyalahkan  lampu  pelita. Kadang juga ia membuat perapian di luar tenda agar   terangnya  menembus dalam tenda  tempat tidur. Kadangkala ia membatin,  bila nanti  musim hujan  dan  belum punya  pondok layak.

“Setiap malam kami pakai lampu pelita saja, itu juga kalau ada minyak tanah, kalau tidak ada jam 6 sore saya sudah buat api di luar rumah untuk penerangan,” imbuh Maria.

Inilah Deretan Drama Korea atau Drakor yang Bakal Tayang Bulan Agustus 2019, Catat Tanggalnya!

RAMALAN ZODIAK CINTA Awal Agustus2019: Gemini Cemas, Virgo Bahagia dan Bersinar

Kehidupan  baru Maria,  sudah diketahui anak  sulungnya  bekerja di Makassar. Sedangkan  anak  nomor   dua  sudah  berkeluarga tinggal bersama suaminya di Nanghale,   sedangkan anak  ketiga   tinggal bersama salah satu keluarganya dan  menjaid buruh bangunan di Geliting.

“Anak  di Makassar baru masuk kerja dan sudah telepon, katanya mau kirim uang,” ujar Maria. (laporan wartawan  pos-kupang.com, eginius  mo’a)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved