Walikota Kupang Jefri Riwu Kore Tegaskan Tanah Teluk Kupang Bukan Tanah Sengketa

jika tanah yang berada di depan kantor Polsek Kelapa Lima itu merupakan tanah sengketa maka harusnya ada perkara di pengadilan.

Walikota Kupang Jefri Riwu Kore Tegaskan Tanah Teluk Kupang Bukan Tanah Sengketa
POS KUPANG/LAUS MARKUS GOTI
Walikota Jefri Riwu Kore. 

 
Walikota Kupang Jefri Riwu Kore Tegaskan Tanah Teluk Kupang Bukan Tanah Sengketa 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Walikota Kupang Jefri Riwu Kore menegaskan bahwa bidang tanah di lokasi eks Teluk Kupang yang berada di Kelurahan Kelapa Lima kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang bukanlah tanah sengketa. Tanah tersebut merupakan tanah milik pemerintah Kota Kupang.

Hal tersebut disampaikan Jefri kepada POS-KUPANG.COM pada Selasa (30/7/2019) malam menanggapi pemberitaan POS-KUPANG.COM perihal pembongkaran bangunan milik keluarga Tomboy oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kota Kupang di lokasi tersebut pada Senin (29/7/2019). 

Walikota Kupang itu mengatakan bahwa jika tanah yang berada di depan kantor Polsek Kelapa Lima itu merupakan tanah sengketa maka harusnya ada perkara di pengadilan. 

"Itu tidak sengketa..kalau sengketa ada perkara di pengadilan.. itu serobot tanah milik pemda Dan langsung buat rumah..maka kami bongkar.." ungkap Jefri melalui pesan WhatsApp. 

Jefri lebih lanjut menjelaskan bahwa pembongkaran itu dilakukan pihak Pemkot karena dua hal. Pertama karena bangunan tersebut tidak mengantongi izin dan kedua karena tanah tersebut merupakan lahan milik Pemda. 

Namun, berdasarkan keterangan dari pihak keluarga ahli waris Tomboy, tanah yang berlokasi di depan Polsek Kelapa Lima dengan ukuran 18.644 M2 itu merupakan tanah milik keluarga sesuai dengan putusan pengadilan.

Pihak keluarga ahli waris menyatakan bahwa tanah tersebut merupakan tanah milik ahli waris (almarhum) Leonard Tomboy, berdasarkan putusan pengadilan negeri Kupang nomor 170/PDTG/2010/PN.Kupang Jo Pengadilan Tinggi Nomor 25/PDT/2013/PT.K Jo Mahkamah Agung Nomor 281K/PDT/2014 (pasal 551 KUHP).

Pihak keluarga juga mengatakan bahwa Pemerintah Pusat melalui Kementerian Dalam Negeri telah meminta Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat sebagai wakil pemerintah pusat di daerah untuk mengklarifikasi laporan penyelesaian masalah tanah di Kelurahan Oebobo Kecamatan Kupang Selatan (saat ini Kelurahan Kelapa Lima Kecamatan Kelapa Lima) Kota Kupang oleh pihak Sofia Baloe Tomboy  selaku ahli waris almarhum Leonard Tomboy.

Dalam surat bertanggal 22 April 2019 yang ditandatangani Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri RI Eko Subowo, meminta Gubernur NTT untuk melaporkan hasil klarifikasi kepada Menteri Dalam Negeri.

Halaman
123
Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved