Wabup Marianus Sebut Boawae Tertinggi Angka Stunting di Nagekeo

Ia mengajak agar semua stakeholder bisa bersama-sama untuk menekan angka stunting sehingga tidak ada lagi di Nagekeo.

Wabup Marianus Sebut Boawae Tertinggi Angka Stunting di Nagekeo
POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan
Wakil Bupati Nagekeo, Marianus Waja, SH 

Wabup Marianus Sebut Boawae Tertinggi Angka Stunting di Nagekeo

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Wakil Bupati Nagekeo, Marianus Waja, menyebutkan, Kecamatan Boawae di Kabupaten Nagekeo merupakan daerah dengan angka stunting yang tertinggi.

Selain itu, kata Marianus, air minum merupakan infrastruktur mendasar dan air minum sendiri sangat menunjang. Jika air minum buruk tentunya akan mempengaruhi yang lainnya.

Wabup Marianus mengatakan Pemda Nagekeo sendiri akan memerangi stunting dan pertama-tama kita akan melakukan sosialisasi dan menyiapkan sumber daya manusia(SDM) untuk sama-sama memerangi Stunting.

Selain itu kita juga menyiapkan anggaran sebanyak 10% dengan demikian dinas kesehatan menjadi dinas lokomotif utama.

“Boawae angka terbesar dan datanya jelas. Kemudian total keseluruhannya di Nagekeo sekitar 37%. Selain itu air minum merupakan infrastruktur mendasar dan air minum sendiri sangat menunjang. Jika air minum buruk tentunya akan mempengaruhi," ungkap Marianus kepada sejumlah wartawan di Mbay, Rabu (31/7/2019).

Ia mengajak agar semua stakeholder bisa bersama-sama untuk menekan angka stunting sehingga tidak ada lagi di Nagekeo.

Sementara itu, Kepala Seksi Bidang Gizi Dinkes Nagekeo, Budiman, menjelaskan prevalensi stunting di Nagekeo cukup tinggi.

Ia menjelaskan stunting adalah masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu lama, umumnya karena asupan makan yang tidak sesuai kebutuhan gizi.

Stunting terjadi mulai dari dalam kandungan dan baru terlihat saat anak berusia dua tahun.

Halaman
12
Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved