Penyaluran Dana Desa di Flotim Sudah 60 Persen, Ini Permintaan Kakanwil Perbendahaan NTT

Penyaluran dana desa di Flores Timur Sudah 60 Persen, Ini Permintaan Kakanwil Ditjen Perbendahaan NTT

Penyaluran Dana Desa di Flotim Sudah 60 Persen, Ini Permintaan Kakanwil Perbendahaan NTT
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Wabup Flotim, Agus Payong Boli,S.H pose bersama Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi NTT ,Lydia Kurniawati Christyana dan pejabat lainnya di Grand Mutiara Ballroom, Kota Kupang, Selasa (30/7/2019) 

Penyaluran dana desa di Flores Timur Sudah 60 Persen, Ini Permintaan Kakanwil Ditjen Perbendahaan NTT

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Kabupaten Flores Timur (Flotim) dinilai berhasil dalam penyerapan dana desa pada triwulan atau semester I Tahun 2019. Penyerapan dana desa di Flotim saat ini sudah 60 persen.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Flotim Agustinus Payong Boli, S.H di sela-sela acara evaluasi pelaksanaan APBN di NTT Semester I Tahun 2019 di Grand Mutiara Ballroom, Jalan Timor Raya, Kota Kupang, Selasa (30/9/2019).

Ketua Tim Percepatan Pembangunan, Janji Jadikan NTT Sebagai Penghasil Rumput Laut di Dunia

Menurut Agustinus, selaku Wabup Flotim,dirinya diberi kewenangan oleh UU untuk melakukan evaluasi dan pengawasan,termasuk pengawasan pengelolaan dana desa.

"Kami di Flotim selalu memastikan agar pengelolaan dana dilakukan sebaik-baik untuk kesejahteraan rakyat. Khusus dana desa, manajemen pengelolaannya langsung diintervensi dari kabupaten," kata Agustinus.

Bank NTT Serahkan CSR Rp 250 Juta untuk Bangun Rumah Masyarakat Manggarai Timur

Dijelaskan, dalam melaksanakan tugas pengawasan, dirinya langsung turun ke desa-desa memantau pelaksanaan dana desa.

"Setiap saat saya turun ke desa dan cek langsung. Saya juga bisa langsung cek melalui telepon," katanya.

Dikatakan, dalam tugas pengawasan, khusus dana desa, dirinya sangat intens melakukan pengawasan. Bahkan, kadang ada camat yang kaget ketika tahu bahwa dirinya ada di desa.

"Ada yang katakan, pengawasan di desa oleh camat,tapi saya tegaskan bahwa pemerintah kabupaten langsung turun untuk memastikan pemanfaatan anggaran agar berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Saya katakan, kalau saya ke desa juga tidak mengganggu pemerintahan, justru ingin melihat dari dekat perkembangan pembangunan di desa," katanya.

Dia juga mengatakan, pengawasan fokus ke dana desa,karena pengelolaan dana desa yang baik dan benar akan menjadi dasar pemerintah pusat untuk menggelontorkan dana desa kedepan.

Halaman
12
Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved