Pemkab Belu Gerakan Masyarakat Peduli Stunting

Pemerintah Kabupaten Belu menyelenggarakan rembuk stunting yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Pemkab Belu Gerakan Masyarakat Peduli Stunting
POS KUPANG/TENI JENAHAS
Uskup Atambua, Mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr memukul gong sabagai tanda pembukaan kegiatan rembuk stunting di Kabupaten Belu, Selasa (30/7/2019). 

Pemkab Belu Gerakan Masyarakat Peduli Stunting

POS KUPANG.COM| ATAMBUA---Pemerintah Kabupaten Belu menggerakan masyarakat peduli stunting.

Gerakan ini diawali dengan kegiatan rembuk bersama yang melibatkan sejumlah elemen seperti pemerintah, gereja, lembaga pemerintah, BUMN/BUMD, camat, kepala desa, tokoh masyarakat, PKK, LSM dan stakeholder lainnya.

Kegiatan dibuka Bupati Belu, Willybrodus Lay. Hadir saat itu, Bupati Belu, Willybrodus Lay, Uskup Atambua, Mgr. Dominikus Saku, Pr, Kajari Belu, Alfons Loe Mau, Ketua PPK Kabupaten Belu, Ny. Viviana Lay. Kegiatan dilaksanakan di Aula Betelalenok Atambua, Selasa (30/7/2019).

Bupati Belu, Willybrodus Lay dalam sambutannya mengatakan, masalah stunting bukan hanya masalah di Kabupaten Belu tetapi menjadi masalah bersama seluruh Indonesia.

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Belu menyelenggarakan rembuk stunting yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Bupati Willy mengharapkan lewat kegiatan rembuk stunting ini dapat menghasilkan solusi-solusi dan rekomendasi untuk menjadi rencana bersama dalam menurunkan stunting.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Belu sudah merancang peraturan bupati sebagai pedoman atau payung hukum dalam upaya mencegah stunting.

Menurut Bupati Belu, sesuai data dari Pemerintah Kabupaten Belu yang dihimpun dari puskesmas-puskemas, data stunting tahun 2018 sebesar 26,95 persen. Kasus stunting mengalami penurunan di Kabupaten Belu mencapai 1,6 persen setiap tahun.

Polisi Beri Latihan Bagi Anggota Paskibraka 17 Agustus 2019 di Ngada

Survei Ilmiah Berpengaruh Signifikan Bagi Para Bakal Calon Yang Bertarung Dalam Pemilu

Bupati Raymundus : Dinas Kesehatan dan PKO TTU Serius Lakukan Inventarisir Aset

Upaya yang dilakukan ke depan adalah memperhatikan asupan gizi secara teratur mulai dari tingkat rumah tangga. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved