DPRD Sumbar Lakukan Koordinasi Lintas Sektor Untuk Sita Ayam Beku

ayam beku yang sudah berbulan-bulan disimpan, lalu di konsumsi masyarakat Sumba Barat. Dampaknya mengganggu kesehatan masyarakat Sumba Barat

DPRD Sumbar Lakukan Koordinasi Lintas Sektor Untuk Sita Ayam Beku
POS KUPANG/PETRUS PITER
Wakil Ketua DPRD Sumba Barat, Daniel Bili, S.H

DPRD Sumbar Lakukan Koordinasi Lintas Sektor Untuk Sita Ayam Beku

POS-KUPANG.COM|WAIKABUBAK---Dewan perwakil rakyat daerah (DPRD) Kabupaten Sumba Barat sedang melakukan koordinasi dengan sektor terkait untuk bersama-sama turun ke lapangan melakukan penyitaan terhadap ayam beku yang ditimbun dienam lokasi di wilayah Kelurahan Wailiang, Kecamatan Kota Waikabubak, Sumba Barat sebagaimana hasil temuan tim DPRD Sumba Barat yang melakukan sidak ke enam titik penimbunan ayam beku asal Jawa beberapa waktu lalu.

Demikian disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumba Barat, Daniel Bili, S.H di Waikabubak, Selasa (30/7/2019).

Menurutnya, dari sisi kesehatan ayam beku dalam bentuk kemasan itu tidak layak dikonsumsi karena sudah berbulan-bulan disimpan di Sumba Barat. Hal itu karena pengadaan ayam beku kemasan itu berlangsung sebelum lebaran.

Bayangkan saja, ayam beku yang sudah berbulan-bulan disimpan, lalu di konsumsi masyarakat Sumba Barat. Dampaknya mengganggu kesehatan masyarakat Sumba Barat.

Karena itu, ia menghmbau masyarakat Sumba Barat jangan mengkonsumsi daging ayam yang disiapkan di warung-warung. Kenapa demikian, karena hampir sebagian besar warung yang beroperasi di Sumba Barat membeli ayam beku daripada ayam hasil ternak masyarakat Sumba Barat.

Beberapa waktu lalu, pengusaha ternak ayam melakukan aksi protes ke DPRD Sumba Barat mendesak menghentikan pengadaan ayam beku dari Jawa karena dijual dengan harga yang sangat murah. Misalnya di Waingapu, Rp 35.000/kg dan di Sumba Barat dijual dengan harga Rp 50.000/kg.

Disisi ijin pengadaan ayam beku dari Jawa itu tujuannya kr Waingapu, Kabupaten Sumba Timur dan bukan ke Sumba Barat.

Karena itu perlu langkah tegas pemerintah dan semua stakeholder terkait daerah ini untuk menertibkan pengusaha tersebut demi menyelamatkan masa depan masyarakat Sumba Barat.

CIS Timor Gandeng Care International Gelar Kegiatan Pokdarwis di Gunung Fatuleu

Pilkada Mabar : Bakal Calon Bupati Mateus Hamsi Pinang Pendamping Dari Dapil Dua

Ditjen Perbendaharaan NTT Gelar Evaluasi Pelaksanaan Anggaran

Ia menambahkan, koordinasi sudah berjalan baik sehingga dipastikan dalam waktu dekat dewan bersama tim teknis terkait turun lapangan melakukan penyitaan ayam beku kemasan yang tersimpan di rumah-rumah pengusaha itu tanpa kecuali. (Laporan Reporter POS-KUPANGMCOM, Petrus Piter)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved