Ada Keramik Kreasi Batu Warna Kolbano Di Bursa Inovasi Desa Zona 3

Selasa (30/7/2019) bertempat di Desa Polo, Kecamatan Amanuban Selatan digelar bursa inovasi desa zona 3

Ada Keramik Kreasi Batu Warna Kolbano Di Bursa Inovasi Desa Zona 3
POS-KUPANG.COM/ DION KOTA
Decky Taupan sedang menunjukkan keramik batu warna Kolbano yang dipajang dalam kegiatan bursa inovasi desa zona 3 di Desa Polo, Kecamatan Amanuban Selatan 

Ada Keramik Kreasi Batu Warna Kolbano Di Bursa Inovasi Desa Zona 3

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Dion Kota

POSKUPANG.COM | SOE - Selasa (30/7/2019) bertempat di Desa Polo, Kecamatan Amanuban Selatan digelar bursa inovasi desa zona 3 yang meliputi kecamatan Amanuban Selatan, Kualin, Kolbano, Kot'olin dan Kuanfatu.

Menariknya, pada stand kecamatan Kolbano dipamerkan inovasi keramik batu warna Kolbano.

Keramik batu warna ini merupakan kreasi masyarakat tiga desa yaitu, Desa Kolbano, Pene Selatan dan Noesiu.

Di tangan-tangan kreatif, batu warna Kolbano yang sudah terkenal dikreasikan menjadi keramik batu warna Kolbano cantik.

Selain itu, kreasi batu warna Kolbano juga dibentuk menjadi pot bunga dengan berbagai ukuran.
Decky Taupan, salah satu pengrajin keramik batu warna dari Desa Pene Selatan kepada pos kupang.com mengatakan, pembuatan keramik batu warna Kolbano sudah mulai dirintis sejak tahun 2017.

Dengan ketekunan dan terus berlatih, saat ini warga Desa Pene Selatan sudah mampu menghasilkan keramik batu warna Kolbano 30 hingga 50 lempeng keramik dengan aneka motif dan ukuran.

Pameran Keramik Asia Ikut Memeriahkan Asian Games 2018

"Kita sudah ada mal sendiri untuk buat keramik batu warna Kolbano ini. Yang susahnya saat kita membentuk motifnya. Dalam sehari kita bisa buat 30 sampai 50 lempeng keramik batu warna Kolbano," ungkap Decky.

Ia mengaku, saat ini hasil kerajinan keramik dan pot bunga dengan kreasi batu warna Kolbano sudah di jual hingga ke Kota Soe. Ia mengatakan, pemit pot dan keramik batu warna Kolbano cukup tinggi. Selain dari Kabupaten TTS, peminat kreasi batu warna Kolbano ini juga datang dari Kota Kupang.

"Pemit Keramik Batu Warna Kolbano dan pot bunga ini cukup tinggi, namun kemampuan produksi kita masih rendah karena ini masih dikerjakan secara manual dan merupakan industri rumahan," ujarnya.

Keramik Batu Alam Makin Diminati

Sepri Tasbana, penjaga stand Kolbano mengatakan, hasil kreasi yang dipajang di stand bursa inovasi desa ini di jual. Hasilnya akan di serahkan kepada kelompok pengrajin.

"Yang dipajang di stand ini semuanya hasil kreativitas masyarakat kecamatan Kolbano. Kebanyak memang hasil kreasi batu warna Kolbano yang merupakan potensi utama Kecamatan Kolbano. Jika ada undangan yang berniat membeli maka akan kita jual jika harga cocok," jelasnya. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved