Liga 1 2019

Seorang Suporter Kena Panah Saat Laga PSM Makassar vs Persija Jakarta Ditunda Demi Keamanan

Seorang suporter PSM Makassar dipanah oleh orang tak dikenal saat hendak meninggalkan Stadion Andi Mattalatta, Mattoangin, Makassar, Minggu (28/7/2019

Seorang Suporter Kena Panah Saat Laga PSM Makassar vs Persija Jakarta Ditunda Demi Keamanan
blibli.com
Ilustrasi panah.

"Kami mohon maaf kepada para suporter yang telah hadir. Kami mendapatkan kabar kalau Persija Jakarta tidak mau bertanding," ucap panitia pelaksana (panpel) PSM lewat pengeras suara.

Sontak suporter tuan rumah langsung berteriak "boo!" sambil menahan kekecewaan.

Padahal, mereka sudah datang di stadion berkapasitas 15.000 penonton tersebut sejak tiga jam sebelum kick-off.

"Kecewa tentu saja, kami datang dari jauh. Ongkosnya juga banyak," kata Haskim, seorang suporter PSM dari Kota Belopa, Kabupaten Luwu.

"Saya menempuh waktu yang tidak sebentar. Perjalanan ke Makassar sekitar 9-10 jam menggunakan bus," ujarnya lagi.

Haskim berharap pertandingan tunda bisa digelar dalam waktu dekat.

Namun, ia juga khawatir tiketnya tak dapat digunakan lagi karena ia membeli dari tangan ketiga (calo).

"Masalahnya tiket. Saya sudah tak berharap bisa diganti rugi," tuturnya.

"Saya beli tiket dengan harga lebih dari dua kali lipat karena sudah dari calo. Saya hanya berharap tiket sama bisa digunakan untuk laga tunda nanti."

Sementara itu, koordinator pedagang kaki lima di Stadion Mattoangin, Safri, mengatakan bahwa penundaan ini akan semakin memberatkan PSM.

Di sela-sela menggelar lapaknya, Safri menyesali insiden pelemparan yang mengakibatkan kaca bus tim Persija pecah.

"Kondisi ini sangat tidak menguntungkan bagi tim karena sudah banyak pertandingan tertunda," ujar pria yang mengaku sudah puluhan tahun berjualan di Stadion Mattoangin tersebut.

"Bukan persoalan untung hasil jualan saya bertambah karena laga akan bergulir di lain waktu. Ini masalah besar bagi PSM, kasihan para pemain karena jadwalnya sudah sangat padat," ucapnya.

Seperti yang diketahui, terdapat insiden pelemparan terhadap bus rombongan Persija Jakarta seusai melakukan official training di Stadion Mattoangin, Makassar, Sabtu (27/7/2019).

Akibat kejadian tersebut, pihak Persija meminta penjadwalan ulang pertandingan dan stadion dipindah ke tempat netral.

PSSI pun mengabulkan penjadwalan ulang, tetapi untuk masalah pemindahan ke tempat netral, organisasi sepak bola nomor satu Indonesia itu belum memutuskan.

Kabar penundaan laga final leg kedua Piala Indonesia 2019 antara PSM dan Persija Jakarta ternyata telat sampai ke telinga suporter PSM.

Kabar penundaan baru dirilis PSSI pada Minggu (28/7/2019), pukul 14.02 WIB.

Hal tersebut membuat sebagian suporter tuan rumah terlanjur masuk ke stadion.

Pihak panpel pun mengadakan diskusi dengan perwakilan suporter PSM.

"Tolong yang sudah pada punya tiket jangan dibuang. Nanti akan dikoordinasikan oleh panpel, kami tidak mau ada satu pun suporter yang dirugikan," tutur Munafri Arifuddin, CEO PSM Makassar, kepada para fans yang sudah berkumpul.

Sementara itu, pentolan suporter PSM Makassar, Daeng Uki, yang juga turun ke sentel ban mengatakan kalau pertandingan hari ini ditunda, laga di Jakarta juga seharusnya sama.

"Kami juga diintervensi di Jakarta, kalau laga hari ini dibatalkan, partai di Jakarta juga dibatalkan. Lalu, cari tempat netral," ujarnya berapi-api di pinggir lapangan.

Amarah para suporter kemudian sempat dibuat reda dengan kemunculan para legenda PSM Makassar seperti Sumirlan yang turun ke lapangan dengan ditemani para pemain dari skuat kini.

Mereka berkeliling menyambut dan menyapa suporter di empat sisi Stadion Mattoangin.

Sumber: kompas.com

Editor: Agustinus Sape
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved