Kemenhub Potong Truk di Semarang, Simak Alasannya

Kementerian Perhubungan menindak tegas kendaraan yang kedapatan memiliki kelebihan dimensi dan muatan.

Kemenhub Potong Truk di Semarang, Simak Alasannya
Kompas.com/ Murti Ali Lingga
Direktur Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubda) Kemenhub Budi Setiyadi di gedung Kemenhub, Selasa (462019). 

Kemenhub Potong Truk di Semarang, Simak Alasannya

POS-KUPANG.COM- Kementerian Perhubungan menindak tegas kendaraan yang kedapatan memiliki kelebihan dimensi dan muatan.

Tindakan tegas yang dilakukan Kemenhub berupa pemotongan kendaraan yang kelebihan dimensi dan muatan sudah dilakukan di Semarang, Jawa Tengah.

“Baru saja saya melakukan pemotongan kendaraan truk angkutan sepeda motor yang over dimensi," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (28/7/2019).

RAMALAN ZODIAK BESOK Senin 29 Juli 2019, Gemini Manjakan Diri, Scorpio Berkomitmen

Budi melanjutkan, secara fisik kendaraan yang sipotong tersebut memiliki kelebihan panjang sampai dengan dua meter.

“Jika sesuai ketentuan panjang bak truk adalah 12 meter,” kata Budi. Budi menambahkan, sebelum dipotong, kendaraan pengangkut sepeda motor itu dapat mengangkut hingga 70 unit.

Padahal, jika sesuai ketentuan kendaraan itu hanya bisa mengangkut maksimal 44 sepeda motor.

Alvin Lie: Penyalahgunaan Data Pribadi Konsumen Sudah Masuk Katagori Gawat Darurat

“Saya mengimbau kepada pemilik usaha angkutan sepeda motor yang lain untuk juga segera menormalisasi dimensi kendaraannya," ucap Budi.

Menurut Budi, setelah melakukan tindakan tegas, pemilik mobil yang kelebihan dimensi dan muatan itu sadar dengan ketentuan yang berlaku.

“Artinya dimensi kendaraan pengangkut sepeda motor harus sesuai dengan regulasi yang ada, baik panjang, lebar, dan tingginya," ujarnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kemenhub Potong Truk di Semarang, Apa Alasannya?", https://money.kompas.com/read/2019/07/28/121300426/kemenhub-potong-truk-di-semarang-apa-alasannya-.
Penulis : Akhdi Martin Pratama
Editor : Erlangga Djumena

Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved