Polisi yang Tembak Sesama Polisi Ditetapkan Sebagai Tersangka, Begini Kronologi Kejadiannya

Oknum Polisi yang tembak Sesama Polisi Ditetapkan Sebagai tersangka, Begini Kronologi Kejadiannya

Polisi yang Tembak Sesama Polisi Ditetapkan Sebagai Tersangka, Begini Kronologi Kejadiannya
KOMPAS.com/ANTARA FOTO/ASPRILLA DWI ADHA
Personel kepolisian membawa jenazah Bripka Rahmat Effendy untuk dimakamkan di Rumah Duka Tapos, Depok, Jawa Barat, Jumat (26/7/2019). Bripka Rahmat Effendy tewas setelah ditembak sesama anggota polisi Bripda RT di Polsek Cimanggis Depok. 

Oknum Polisi yang tembak Sesama Polisi Ditetapkan Sebagai tersangka, Begini Kronologi Kejadiannya

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Polisi menetapkan Brigadir Rangga Tianto, yang menembak mati Bripka Rahmat Effendy sebagai tersangka pembunuhan. Rangga ditahan di Polda Metro Jaya.

"Sudah (ditetapkan sebagai tersangka). (Brigadir Rangga) sudah ditahan di Polda Metro Jaya atas dasar kasus pembunuhan," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra kepada Kompas.com, Sabtu (27/7/2019).

Ferry Juliantono: Pertemuan Megawati-Prabowo Buka Pintu Gerindra Masuk Pemerintahan Jokowi-Maruf

Menurut Asep, Bripgadir Rangga dikenai Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan. Dia terancam 15 tahun penjara. "Kalau mengenai kode etik, nanti setelah peradilan umum selesai," kata Asep.

Kronologi

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono sebelumnya mengatakan, peristiwa penembakan diduga karena terpancing emosi.

Diopname Karena Iritasi Batu Ginjal, Dokter Perbolehkan Buya Syafii Maarif Pulang

Brigadir Rangga Tianto emosi setelah Bripka Rahmat Efendy menolak permintaannya dengan nada kasar.

Keduanya tengah menangani kasus tawuran. Awalnya, Bripka Rahmat Efendy mengamankan seorang pelaku berinisial FZ dengan barang bukti senjata tajam.

Tak lama, orangtua FZ datang ke kantor Polsek Cimanggis didampingi Brigadir Rangga dan Brigadir R.

Kedua polisi yang datang bersama orangtua FZ meminta Bripka Rahmat untuk melepaskan FZ. "Mereka meminta FZ dibebaskan, namun ditolak oleh Bripka RE," kata Argo saat dikonfirmasi Kompas.com.

Brigadir Rangga merasa penolakan yang disampaikan Bripka Rahmat bernada kasar. Tak terima dengan perlakuan tersebut, Brigadir Rangga kemudian pergi menuju ruangan lainnya yang bersebelahan dengan ruangan Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Cimanggis. Ia mengambil sebuah senjata api jenis HS 9.

"Lalu, dia (Brigadir RT) menembak Bripka RE sebanyak tujuh kali tembakan pada bagian dada, leher, paha, dan perut," ungkap Argo. (Kompas.com/Verryana Novita Ningrum)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi yang Tembak Sesama Polisi Ditetapkan Sebagai Tersangka ", https://megapolitan.kompas.com/read/2019/07/2 7/14541441/polisi-yang-tembak-sesama-polisi-d itetapkan-sebagai-tersangka.

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved