Bocah Difabel Tewas Dianiaya, Ini Permintaan KPPAD Kalbar

Di Kalimantan Barat, Seorang Bocah Difabel Tewas Dianiaya, Ini Permintaan KPPAD Kalbar

Bocah Difabel Tewas Dianiaya, Ini Permintaan KPPAD Kalbar
Kompas.com/ERICSSEN
Ilustrasi penganiayaan 

Di Kalimantan Barat, Seorang Bocah Difabel Tewas Dianiaya, Ini Permintaan KPPAD Kalbar

POS-KUPANG.COM | PONTIANAK - Komisioner Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah ( KPPAD) Kalbar Alik Rosyad menilai, peristiwa meninggalnya bocah difabel setelah dikeroyok dua teman sebayanya, harus jadi momentum evaluasi pengelolaan dan koordinasi di Pusat Layanan Anak Terpadu (PLAT).

Menurut dia, perbaikan pengelolaan itu nantinya harus melibatkan banyak pihak. Seperti misalnya Dinas sosial, Satpol PP, kepolisian, kejaksaan dan Bapas.

KPK Tahan Bupati Kudus dan 2 Stafnya untuk 20 Hari ke Depan

"Ini yang harus dikomunikasikan. Dan harus ada langkah untuk menyatukan pemahaman," kata Alik, Sabtu (27/7/2019).

Pemahaman yang harus disamakan itu adalah terkait berapa lama seorang anak dititipkan di PLAT. PLAT ini tempat para anak berhadapan dengan hukum (ABH), sedangkan korban ini sebenarnya bukan ABH.

Perempuan Ini Aniaya Bayi yang Baru Dilahirkannya, Diduga karena Hamil di Luar Nikah

"Tentunya, ke depan harus ada standar operasional prosedur (SOP) yang mengaturnya," ucap dia.

Alik juga mendorong adanya penyelidikan menyeluruh, terkait kondisi di PLAT sehingga terjadinya penganiayaan berujun maut.

Alik menilai, kedua anak sebagai pelaku sebenarnya juga adalah korban dari kebijakan pemerintah ramah anak, pengasuhan, dan masyarakat yang tidak kondusif. Dan bisa saja itu juga terjadi di dalam PLAT.

"Kami pastikan, kami akan lakukan pendampingan kepada kedua pelaku yang juga anak di bawah umur," katanya.

Diberitakan, seorang bocah difabel berusia 17 tahun yang dititipkan di Pusat Pusat Pelayanan Anak Terpadu (PLAT) Dinas Sosial Kota Pontianak, Kalimantan Barat, tewas dianiaya dua teman sebayanya, Sabtu (27/7/2019).

Halaman
12
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved