Gubernur Kalbar Ungkap Tarif Pengantin Pesanan Gadis Belia hingga Rp 800 Juta, Jual ke RRC

Ia mengungkapkan tarif pengantin pesanan di Kalbar Rp 400-800 juta dan korbannya gadis belia.

Gubernur Kalbar Ungkap Tarif Pengantin Pesanan Gadis Belia hingga Rp 800 Juta, Jual ke RRC
(Tribunnews)
Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi berbincang dengan Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono dan Gubernur Kalbar Sutarmidji di Mapolda Kalbar, Jl Ahmad Yani, Kamis (25/7/2019) siang WIB. Retno menyerahkan secara langsung dua WNI yang menjadi korban TPPO. 

Gubernur Kalbar Ungkap Tarif Pengantin Pesanan Gadis Belia hingga Rp 800 Juta, Jual ke RRC

POS KUPANG.COM, PONTIANAK -- Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Sutarmidji, mengungkap tarif ' pengantin' pesanan atau kawin kontrak pada kasus Tindak Pidana Penjualan Orang (TPPO) antar-negara, yang melibatkan warga Kalbar.

Ia mengungkapkan tarif pengantin pesanan di Kalbar Rp 400-800 juta dan korbannya gadis belia.

Hal tersebut diungkapkan Sutarmidji saat menerima pengembalian korban TPPO dari Menlu Retno Lestari Priansari Marsudi.

Saat itu Sutarmidji mengungkapkan masih ada tiga warga Kalbar yang masih berada di luar negeri yang menjadi korban dan dalam proses pemulangan.

Midji menegaskan korban TPPO yang bermula dari perkawinan pesanan.

"Setelah kita berbicara dengan korban yang menjadi TPPO, ada beberapa hal yang mendasari mengapa kasus ini terjadi, pertama kemiskinan dan pendidikan," ucap Midji saat memberikan keterangan di Mapolda Kalbar, Kamis (25/7/2019).

Midji meminta pihak terkait untuk menelusuri sebab ada indikasi pemalsuan dokumen dengan menambah umur korban. Melalui akun Instagramnya, @bang.midji, Gubernur Midji bahkan mengungkap tarif pengantin pesanan tersebut.

Ia pun mengancam pecat oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Kalbar yang terlibat dalam proses pemalsuan usia korban.

Kasus Ikan Asin, Udah Menghinakan Harga Diri Wanita Muslim: Say No To Mediasi!

Hormati Orangtua Kriss Hatta,Anthony Bersedia Bertemu,Kriss Hatta Remehkan Gue,Sekarang Kelimpungan

Sang Anak Dikabarkan Pindah Keyakinan, Sunan Kalijaga Mengaku Tak Marah dengan Pilihan Salmafina

"Hari ini saya menerima pengembalian dari Menlu korban Tindak Pidana Perdagangan Orang. Mereka ini "pengantin" pesanan. Mereka dikawinkan dengan orang Asing melalui calo. Setelah sampai di negara yang dituju seperti RRC , Hongkong, Malaysia dll. Mereka ada yang dipekerjakan di kebun-kebun atau ladang-ladang dan tinggal dengan laki-laki yg katanya menikahi dia dan ada yg disiksa.

Halaman
1234
Editor: Alfred Dama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved