Pesawat Tempur Masuk Wilayah Udara Korsel, Rusia Menyesal

Tapi di Gedung Biru, julukan kantor kepresidenan Korsel, pejabat Korsel menyatakan Rusia tidak sengaja dan bakal menggelar penyelidikan atas isu ini.

Pesawat Tempur Masuk Wilayah Udara Korsel, Rusia Menyesal
(AFP / JUNG YEON-JE)
Jet tempur F-15K milik Angkatan Udara Korea Selatan 

Pesawat Tempur Masuk Wilayah Udara Korsel, Rusia Menyesal

POS KUPANG.COM, SEOUL -- Korea Selatan (Korsel) menyatakan, Rusia mengungkapkan penyesalan karena sudah memasuki wilayah udara mereka, dan tidak sengaja melakukannya.

"Pejabat militer Rusia sangat menyesal sudah memasuki wilayah udara kami dan menyalahkan kesalahan teknis," kata kantor kepresidenan Korsel dikutip BBC Rabu (24/7/2019).

Pada Selasa (23/7/2019), Korsel berujar pesawat tempur Rusia sudah dua kali melanggar Zona Identifikasi Pertahanan Udara Korsel (KADIZ) yang langsung dibantah Moskwa.

Tapi di Gedung Biru, julukan kantor kepresidenan Korsel, pejabat Korsel menyatakan Rusia tidak sengaja dan bakal menggelar penyelidikan atas isu ini.

"Moskwa mengatakan jika pesawat mereka terbang sesuai dengan rute yang disepakati, tentu insiden seperti ini tidak akan terjadi," kata pejabat Korsel di konferensi pers.

Pernyataan itu belum ditanggapi Rusia. Selain itu, China berkata tidak ada pesawat yang melintasi wilayah pertahanan udara dari negara mana pun.

Kementerian Pertahanan Rusia menjelaskan pesawat mereka terlibat dalam patroli gabungan dengan China di Laut Jepang serta Laut China Timur, dan menjadi kegiatan pertama dua negara.

Sebelumnya Seoul mengungkapkan total tiga pesawat Rusia dan dua dari China memasuki KADIZ pada Selasa pagi waktu setempat, dengan pesawat A-50 Rusia melanggar dua kali sebelum pergi.

Jet tempur Korsel segera dikerahkan dan menembakkan suar serta senapan mesin sebagai peringatan.

Halaman
12
Editor: Alfred Dama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved