Hakim MK Tegur Saksi Gerindra Saat Sidang, Ini Penyebabnya

Hakim Mahkamah Konstitusi ( MK) Tegur Saksi Partai Gerindra Saat Sidang, Ini Penyebabnya

Hakim MK Tegur Saksi Gerindra Saat Sidang, Ini Penyebabnya
ANTARA FOTO/HAFIDZ MUBARAK A
Petugas keamanan melintas di depan Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (23/5/2019). 

Hakim Mahkamah Konstitusi ( MK) Tegur Saksi Partai Gerindra Saat Sidang, Ini Penyebabnya

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Hakim Mahkamah Konstitusi ( MK) Aswanto menegur saksi yang dihadirkan Partai Gerindra, Rahmad Sukri, karena menyinggung SARA dalam sidang sengketa hasil pemilu legislatif (pileg), Rabu (24/7/2019).

Rahmad bersaksi untuk perkara hasil pemilu legislatif DPRD Kota Batam yang dimohonkan Gerindra.

Walau tak Lazim, Ini Alasan Presiden Jokowi Jemput Pangeran Abu Dhabi di Tangga Pesawat

Kepada Majelis Hakim, Rahmad bercerita bahwa pengajuan keberatannya dalam rapat pleno rekapitulasi suara tingkat Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam, ditolak oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Kala itu Rahmad bertindak sebagai saksi yang diutus Partai Demokrat.

Surya Paloh Sebut Partainya Dukung Anies Baswedan Jadi Capres 2024

Rahmad mengajukan keberatan lantaran ada pencatatan data yang tidak sinkron. Sehingga, ia meminta adanya pembukaan kotak suara. Namun, dengan alasan waktu rekapitulasi yang mendesak, keberatan Rahmad ditolak.

Saksi parpol yang hadir pun diminta voting untuk menentukan pembukaan kotak suara. "Yang Anda maksud voting itu apa?" Tanya Hakim Aswanto di Gedung MK, Jakarta Pusat, Rabu.

"Yang saya maksud itu pada saat rekapitulasi di PPK Kecamatan Belakang Padang, kami saksi-saksi ini ditanyakan oleh pihak PPK apakah komplain saya ini dilanjutkan atau tidak," kata Rahmad.

"Tentu karena saya dari Batam datang ke Belakang Padang dan saksi yang lain orang Belakang Padang, tentu mereka sepakat itu tidak dilanjutkan dengan komplain saya tersebut," sambungnya.

Mendengar jawaban Rahmad, Aswanto buru-buru menegur. "Jangan Anda menyimpulkan seperti itu..," teguran Aswanto dipotong Rahmad.

Halaman
12
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved