Dispendukcapil Matim Mengaku Jaringan Sering Eror dan Ganggu Pelayanan

Pelayanan administrasi kependudukan berupa E-KTP bagi warga Kabupaten Manggarai Timur (Matim) sering mengalami kendala

Pos Kupang.com/Aris Ninu
Sekretaris Dispendukcapil Manggarai Timur, Rofinus Kuma 

Dispendukcapil Matim Mengaku Jaringan Sering Eror 

POS-KUPANG.COM|BORONG--Pelayanan administrasi kependudukan berupa E-KTP bagi warga Kabupaten Manggarai Timur (Matim) sering mengalami kendala dan gangguan.

Gangguan tersebut dikarenakan jaringan internet yang sering eror kalau sedang melakukan input.

"Kalau jaringan sudah eror pasti proses cetak KTP warga terganggu. Gangguan jaringan bisa berjam-jam lamanya. Maka itu, kami sering dikomplain. Tetapi kalau jaringan bagus biasanya kita input langsung cetak dan tidak lama proses penerbitan KTP warga," kata Sekertaris Dispendukcapil Matim, Rofinus Kuma kepada POS-KUPANG.COM di Borong, Rabu (24/7/2019) pagi.

Ia menjelaskan, setiap hari staf selalu membuka server yang terhubung dengan server pusat dan kalau ada gangguan jaringan tentunya proses penginputan sering berjam-jam sehingga saat ada dua server yang disiapkan Dispendukcapil Matim.

"Intinya kami tetap kerja dan sering ada gangguan karena masalah ada pada jaringan internet. Tetapi kami tetap kerja biar pelayanan tetap jalan. Kalau KK dan akte semua berjalan normal," papar Rofinus.

Sebelumnya, Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Manggara Timur (Matim), Robertus Bonavantura kini tengah berupaya menata cara pelayanan adminstrasi kependudukan warga Matim.

Yang mana, kata Robertus, dirinya ingin mengurangi komplain dan keluhan soal pengurusan KTP, KK dan akte.

Selama ini, kata Robertus, ada yang komplain kenapa lama dan kenapa berhari-hari.

"Saya lagi perbaikki. Ke depan semua akan kita atur,"ujar Robertus.

Misalnya, kata Robertus,  ada yang urus KTP kita sampaikan persyaratannya dan jelaskan kapan KTPnya diambill.

141 Mahasiswa STKIP Citra Bakti Ngada Ikut Pembekalan KKN

"Kalau urus KK dan akte ini ketentuan dan waktu ambilnya kita sampaikan. Kalau ganti KTP kita akan sampaikan. Semua yang datang akan kita siapkan tempat sehingga jangan ada yang masuk ke dalam ruangan. Bila perlu nama warganya dipanggil dan melalui loket," papar Robertus di Ceka Likang, Kecamatan Poco Ranaka, Matim saat berbincang dengan POS-KUPANG.COM, Minggu (21/7/2019) siang.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved