Ada 10 Desa Di Ende Sebagai Lokasi Stunting

Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan menetapkan 10 desa lokasi khusus stunting di Kabupaten Ende yang perlu dilakukan penanganan tahun ini

Ada 10 Desa Di Ende Sebagai Lokasi Stunting
POS-KUPANG.COM/ Romualdus Pius
Kadis Kesehatan Kabupaten Ende, drg Munafatma 

Ada 10 Desa Di Ende Sebagai Lokasi Stunting

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM | ENDE- Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan menetapkan 10 desa lokasi khusus stunting di Kabupaten Ende yang perlu dilakukan penanganan pada tahun 2019.

Sepuluh desat tersebut  masing-masing; Desa Tanalangi di wilayah kerja Puskesmas Peibenga, Kecamatan Lepembusu Kelisoke, Desa Tou Barat, Desa Tiwu Sora di Puskesmas Kotabaru, Kecamatan Kota Baru, Desa Nggesabiri Puskesmas Watunggere Kecamatan Detukeli, Desa Kebirangga Selatan Kecamatan Maukaro, Desa Puutara, Desa Aejeti, Desa Redodori Puskesmas Ahmad Yani Kecamatan Pulau Ende. Desa Tana Li Kecamatan Wewaria dan Desa Ndetundora I, Kecamatan Ende.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, drg Munafatma mengatakan hal itu kepada Pos Kupang.Com, Rabu (24/7/2019) di Ende.

Menurut drg Munafatma keberadaan stunting saat ini memang menjadi isu nasional dan daerah namun khusus di Kabupaten Ende kasus stunting terendah di NTT setelah Kota Kupang. Hal ini menunjukan bahwa kinerja semua sektor untuk penurunan stunting mengalami keberhasilan.

Di Kabupaten Ende hasil Rikesdas pada tahun 2013 sangat pendek dan pendeka 36,7 persen dan pada tahun 2018 sangat pendek dan pendek 23,3 persen.

Masalah gizi lain terkait dengan syuting yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat adalah anemia pada ibu hamil 48,9 persen berat bayi lahir rendah atau BBLR 6,2 persen balita kurus atau wasting 10,2 persen dan anemia pada balita.

Walau tak Lazim, Ini Alasan Presiden Jokowi Jemput Pangeran Abu Dhabi di Tangga Pesawat

Dikatakan dari data tersebut diatas dibutuhkan penanganan yang serius dan komprehensif dari berbagai pihak, baik lintas program maupun lintas sektor.

Oleh karena itu maka perlu melakukan kegiatan Rencana Aksi Daerah Stunting dalam pencegahan dan penaggulangan stunting pada masyarakat Kabupaten Ende yang dilakukan secara konperhensif.

Halaman
12
Penulis: Romualdus Pius
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved